Senin, 04 Mei 2026 WIB

Jumlah Kasus Cedera Karena Ponsel Meningkat Tajam

Harijal - Sabtu, 07 Desember 2019 09:28 WIB
Jumlah Kasus Cedera Karena Ponsel Meningkat Tajam
(CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Ilustrasi, Cedera disebabkan oleh fokus yang terganggu akibat bermain ponsel.

JAKARTA - Jangan berjalan atau menyetir sambil melihat handphone. Pasalnya, telepon genggam tak hanya menyebabkan sakit mata atau leher tegang. Studi terbaru menunjukkan, cedera bagian tubuh lain karena ponsel meningkat tajam dalam dua tahun terakhir.

Cedera itu disebabkan karena gangguan ponsel saat berjalan ataupun menyetir. Kecelakaan tersebut paling banyak menimpa usia muda yakni 13-29 tahun.

Kecelakaan karena melihat ponsel saat beraktivitas itu umumnya menyebabkan luka pada wajah dan cedera di kepala. Memar otak dan cedera organ bagian dalam juga kerap ditemukan.

Baca Juga:

Mayoritas cedera-cedera karena ponsel itu membutuhkan perawatan serius di rumah sakit. Penelitian menilai, masalah ini dapat memiliki konsekuensi jangka panjang.

"Hasil dari laserasi wajah dan jaringan parut dapat menyebabkan kecemasan dan menurunkan harga diri," tulis peneliti dalam studinya yang dipublikasikan di jurnal JAMA, dikutip dari CNN.

Baca Juga:

Hasil studi ini mendapati cedera karena ponsel awalnya jarang terjadi. Namun, setelah Apple mengeluarkan iPhone terbaru pada 2007, kecelakaan karena ponsel terus meningkat.

Kematian akibat gangguan ponsel juga ditemukan melonjak. National Safety Council AS menemukan 2.841 orang meninggal dunia karena kecelakaan akibat gangguan ponsel.

Governors Highway Safety Association juga mengestimasi lebih dari 6.000 kematian pejalan kaki pada 2018. Jumlah tertinggi dalam 20 tahun terakhir.

(cnnindonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru