Senin, 04 Mei 2026 WIB

Posko Banjir: 31.232 Orang Mengungsi Akibat Banjir Jakarta

Harijal - Kamis, 02 Januari 2020 09:50 WIB
Posko Banjir: 31.232 Orang Mengungsi Akibat Banjir Jakarta
(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Suasana banjir di kawasan Rawasari, Jakarta Pusat, Rabu (1/1/2020)

JAKARTA - Posko banjir Jakarta mencatat jumlah pengungsi banjir di seluruh wilayah DKI Jakarta hingga Rabu (1/1/2020) mencapai 31.232 orang. Mereka tersebar di lima wilayah administratif ibu kota.

Dikutip dari CNN Indonesia melaporkan, di Jakarta Pusat ada sebanyak 310 orang pengungsi untuk dua lokasi pengungsian. Kelurahan terdampak, yakni Bendungan Hilir, Petamburan dan Karet Tengsin.

Jakarta Utara sebanyak 1.515 orang untuk 23 lokasi pengungsian. Kelurahan terdampak antara lain Rorotan, Semper Barat, Semper Timur, Sukapura, Kelapa Gading Timur dan Pegangsaan Dua.

Baca Juga:

Jakarta Barat sebanyak 10.686 orang tersebar di 97 lokasi pengungsian. Kelurahan terdampak diantaranya Jelambar, Tomang, Wijaya Kusuma, Srengseng, Semanan, Kalideres, Tegal Alur, Pegadungan, Kota Bambu Selatan, Kedoya Utara dan Sukabumi Selatan.

Jakarta Timur sebanyak 13.516 orang untuk 99 lokasi pengungsian. Kelurahan terdampak Kebon Manggis, Kampung Melayu, Bidara Cina, Cipinang Besar Selatan, Klender, Pondok Bambu, Pondok Kelapa, Cawang, Balekembang, Dukuh dan Cipinang Melayu.

Baca Juga:

Jakarta Selatan sebanyak 5.305 orang tersebar di 48 lokasi pengungsian. Kelurahan terdampak diantaranya Kelurahan Gunung, Petongan, Pengadengan, Cilandak Timur, Pejaten Timur dan Manggarai Selatan.

Para pengungsi umumnya membutuhkan makanan, air bersih, selimut dan karpet.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Pemprov DKI Jakarta fokus untuk untuk penanganan korban banjir dan keselamatan warga.

"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di wilayah aliran sungai, untuk bersiaga dan berkoordinasi dengan jajaran petugas Pemprov DKI Jakarta yang sudah siap membantu," kata Anies.

Perihal banjir kemarin, Ia pun menyatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bertanggung jawab penuh terhadap banjir yang terjadi pada hari ini.

Demikian dikatakan Anies saat ditemui meninjau tanggul di Jalan Latuharhari, Jakarta Pusat, seperti dilansir Antara, Rabu (1/1/2020).

"Kami respons cepat, kami bantu tangani. Pada saat ini kami tidak mau menyalahkan siapapun dan apapun sekarang adalah saatnya memastikan warga selamat dan terlindungi," kata Anies.

"Saya sampaikan kepada seluruh jajaran Pemprov DKI tidak ada saling menyalahkan pada fase ini. Tidak usah menyalahkan orang pada fase ini. Prioritas saat ini seluruh warga Jakarta terselamatkan," lanjutnya.

Jakarta Barat sebanyak 10.686 orang tersebar di 97 lokasi pengungsian. Kelurahan terdampak diantaranya Jelambar, Tomang, Wijaya Kusuma, Srengseng, Semanan, Kalideres, Tegal Alur, Pegadungan, Kota Bambu Selatan, Kedoya Utara dan Sukabumi Selatan.

Jakarta Timur sebanyak 13.516 orang untuk 99 lokasi pengungsian. Kelurahan terdampak Kebon Manggis, Kampung Melayu, Bidara Cina, Cipinang Besar Selatan, Klender, Pondok Bambu, Pondok Kelapa, Cawang, Balekembang, Dukuh dan Cipinang Melayu.

Jakarta Selatan sebanyak 5.305 orang tersebar di 48 lokasi pengungsian. Kelurahan terdampak diantaranya Kelurahan Gunung, Petongan, Pengadengan, Cilandak Timur, Pejaten Timur dan Manggarai Selatan.

Para pengungsi umumnya membutuhkan makanan, air bersih, selimut dan karpet.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Pemprov DKI Jakarta fokus untuk untuk penanganan korban banjir dan keselamatan warga.

"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di wilayah aliran sungai, untuk bersiaga dan berkoordinasi dengan jajaran petugas Pemprov DKI Jakarta yang sudah siap membantu," kata Anies.

Perihal banjir kemarin, Ia pun menyatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bertanggung jawab penuh terhadap banjir yang terjadi pada hari ini.

Demikian dikatakan Anies saat ditemui meninjau tanggul di Jalan Latuharhari, Jakarta Pusat, seperti dilansir Antara, Rabu (1/1/2020).

"Kami respons cepat, kami bantu tangani. Pada saat ini kami tidak mau menyalahkan siapapun dan apapun sekarang adalah saatnya memastikan warga selamat dan terlindungi," kata Anies.

"Saya sampaikan kepada seluruh jajaran Pemprov DKI tidak ada saling menyalahkan pada fase ini. Tidak usah menyalahkan orang pada fase ini. Prioritas saat ini seluruh warga Jakarta terselamatkan," lanjutnya.

(cnnindonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru