Bupati Kasmarni Buka Asistensi IEPK 2026, Perkuat Komitmen Pemerintahan Bersih dan Berintegritas
Bupati Kasmarni Buka Asistensi IEPK 2026, Perkuat Komitmen Pemerintahan Bersih dan Berintegritas
Pemerintahan
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KPU Riau dalam membina pemilih pemula dan pra-pemilih, khususnya generasi muda, dengan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan. Salah satu metode yang digunakan dalam kunjungan kali ini adalah permainan edukatif "Ular Tangga Pemilu", sebuah media pembelajaran yang menggambarkan praktik baik dan buruk dalam proses pemilu di Indonesia.
Empat siswa secara sukarela berpartisipasi dalam permainan tersebut. Dalam setiap langkahnya, permainan ini menyisipkan pesan moral seputar demokrasi, mulai dari pentingnya mencermati daftar pemilih hingga bahaya kampanye hitam, penyebaran hoaks, hingga politik uang. Pemain yang berhasil mencapai kotak 100 digambarkan sebagai pemilih cerdas yang mampu melalui proses demokrasi secara sehat dan jujur.
Baca Juga:
Setelah sesi permainan, anggota KPU Provinsi Riau, Nugroho Noto Susanto, selaku Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, memberikan materi penguatan tentang nilai-nilai demokrasi dan tahapan pemilu. Nugroho menyampaikan bahwa pendekatan edukatif melalui permainan ini terbukti membuat siswa lebih antusias dan mudah memahami materi yang disampaikan.
"Generasi Z dan Generasi Alpha adalah generasi emas yang akan menentukan masa depan bangsa. Pendidikan politik sejak dini adalah investasi strategis untuk menciptakan demokrasi yang sehat di masa depan," ungkap Nugroho.
Baca Juga:
Ketua KPU Riau, Rusidi Rusdan, dalam sambutannya juga menekankan pentingnya peran pelajar Islam, khususnya dari sekolah berbasis tahfizh, dalam menjaga kejujuran dan integritas demokrasi. Nilai-nilai keislaman seperti kejujuran, tanggung jawab, dan toleransi dinilai sangat kompatibel dengan nilai-nilai demokratis yang dianut di Indonesia.
Kunjungan ini menjadi pengalaman menarik bagi KPU Riau karena para siswa menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi. Beberapa pertanyaan kritis dari siswa seperti: "Mengapa usia memilih minimal 17 tahun?", "Mengapa belum digunakan sistem e-voting?", menunjukkan bahwa siswa telah mulai berpikir kritis tentang sistem demokrasi dan teknis pemilu.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pendidikan Demokrasi Pra-Pemilih yang ditujukan kepada siswa usia 14 - 15 tahun, yang pada tahun 2029 akan menjadi pemilih pemula di Pemilu mendatang. KPU Provinsi Riau berharap, melalui kegiatan seperti ini, generasi muda dapat tumbuh menjadi pemilih yang cerdas, sadar politik, dan memiliki integritas tinggi dalam mendukung demokrasi yang sehat danbermartabat.
Bupati Kasmarni Buka Asistensi IEPK 2026, Perkuat Komitmen Pemerintahan Bersih dan Berintegritas
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Langkah inovatif Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang yang memberdayakan para kader Tim Penggerak Pemberdayaan
Pemerintahan
Lantik 215 Kepala Sekolah, Bupati Kasmarni Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Pungli PPDB
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hanya selang beberapa hari setelah kejadian yang menewaskan 5 korban, kecelakaan maut kembali terjadi di ruas To
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Pekanbaru menyatakan komitmen penuh dampingi Pe
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Anggota Komisi VII DPR RI Dapil Riau 1, Hendry Munief MBA meminta para kepala daerah di Provinsi Riau dapat me
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Program Satu ASN Satu RW bertujuan memperkuat pendataan warga. Program ini bertujuan mendukung penyaluran bantua
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang warga Bandung yang dilaporkan tenggelam di Sungai Ka
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini 1 (PD 1) tsunami pagi ini untuk
Lingkungan
DUNIA keimigrasian Indonesia kembali didera sorotan tajam menyusul mencuatnya serangkaian dugaan kasus pemerasan sistemik yang menyasar warg
Opini