Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Terus dihajar dengan isu-isu yang tidak benar, kali ini paslon nomor 5 kena fitnah. Sontak paslon nomor 5 kaget mengetahuinya dan minta Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) bertindak tegas menyikapi beredarnya selebaran isu fitnah.
Pasalnya lagi-lagi selebaran kertas beredar di masjid-masjid yang memfitnah dan menyudutkan salah satu pasangan calon yakni paslon nomor 5 dituding didukung oleh mafia hingga paslon nomor 5 bisa lolos dari pencekalan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru.
Temuan selebaran didapat warga yang tinggal di jalan Sapta Taruna Kelurahan Tangkerang Utara Kecamatan Bukit Raya di Musholla Ustwatun Hasanah.
Baca Juga:
Selebaran ini beredar didalam buletin dakwah Al-Ikhbar dengan motto membangun karakter muslim yang Ulil Albab dalam judul Keteladanan Pemimpin Bagi Umatnya Menurut Ajaran Islam yang ditulis oleh Drs H Abdullah Ad Dumaji MA, menjelaskan soal Pemilihan Kepala Daerah yang sedang berlangsung hampir di seluruh Nusantara saat ini adalah untuk mencari pemimpin dalam suatu negeri seperti di Kota Pekanbaru.
Salah satu tulisan yang dianggap black campaign dalam selebaran dakwah itu, doktrin yang menganggap paslon nomor 5 pasangan Destrayani Bibra-Said Usman Abdullah dianggap ada keterlibatan para mafia mendukung dana kepada paslon nomor 5 dengan imbalan penempatan jabatan dan proyek di lingkungan Pemko Pekanbaru.
Baca Juga:
Peran mafia dalam selebaran dianggap paslon nomor 5, cukup kuat hal ini dapat dibuktikan keberhasilan mafia meloloskan paslon 5 dari pencekalan KPUD Pekanbaru karena dianggap tidak memenuhi syarat kesehatan mengingat Destrayani Bibra terkena hepatitis dan Said Usman ketika di Test urine mengandung narkoba jenis sabu-sabu.
Menyikapi selebaran yang beredar ini, Said Usman Abdullah hanya pasrah dan menganggap peredaran selebaran adalah fitnah.
"Kita serahkan persoalan ini ke Panwaslu dan biar Panwas memproses. Meski begitu kita hanya bisa mengingatkan ke masyarakat untuk cerdas dan tidak mempercayai selebaran yang mengandung fitnah ini," harapnya. (rec)
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri
kabarmelayu.comPEKANBARU Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) Pimpinan Wilayah &039Aisyiyah (PW &039Aisyiyah) Riau sukses menyeleng
Parlemen