Jumat, 01 Mei 2026 WIB

Ini Jurus LE-Hardianto Menghapus ‘fee belah semangka’

Harijal - Rabu, 21 Februari 2018 21:44 WIB
Ini Jurus LE-Hardianto Menghapus ‘fee belah semangka’
Tim
Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau nomor urut 2, Lukman Edy (LE)-Hardianto tandatangani kontrak politik 1 Miliar satu Desa.

PEKANBARU - Bagi masyarakat yang terbiasa mengurus bantuan dana di pemerintahan, biasanya kenal dengan istilah ‘fee belah semangka’. Artinya, ada potongan setiap pencairan dana bantuan, yang mana potongannya hingga 50 persen.

Nah, kondisi ini menjadi perhatian bagi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau nomor urut 2, Lukman Edy (LE)-Hardianto. Dan dalam kampanye dialogisnya di Jalan Muhajirin Gang Guru Kelurahan Sidomulyo Tampan Pekanbaru, Rabu (21/2/2018), LE-Hardianto mengungkapkan jurusnya untuk menghapus budaya ‘fee belah semangka’ ini.

"Kita tahu setiap ada proposal yang dicairkan oleh pemerintah, ada sebagian yang dipotong. Bahkan pemotongan bisa lebih dari separuh dari dana yang akan disalurkan. Praktik belah semangka ini tentu sangat merugikan masyarakat," ujar LE yang didampingi Hardianto.

Baca Juga:

Praktik ini tidak hanya pada bantuan proyek pembangunan dan ekonomi saja, bahkan untuk pendidikan dan keagamaan juga dibelah semangka. 

"Kita sudah ada solusinya yakni dengan adanya dana desa di mana tiap desa dan kelurahan akan disiapkan anggaran sebanyak Rp 1 miliar per tahun," kata Cagubri nomor urut 2 ini.

Baca Juga:

"Kalau saya terpilih, anggaran ini akan diserahkan ke kepala desa atau Lurah tanpa ada dipotong-potong. Jadi bisa lebih maksimal dinikmati masyarakat," ungkap LE yang populer dikenal sebagai pasangan Gubri dan Wagubri Zaman Now ini.

Selain itu, bantuan lainnya seperti beasiswa juga akan dilakukan kembali. Karena selama beberapa tahun terakhir bantuan beasiswa tidak lagi dianggarkan. 

Dalam kesempatan tersebut, pasangan Gubri dan Wagubri Zaman Now ini melakukan kontrak politik dengan masyarakat. Dimana dalam kontrak politik itu disebutkan bahwa pasangan nonor urut 2 LE-Hardianto komitmen menjalankan program Rp1 miliar untuk satu desa jika menang di Pilgubri 2018.***

SHARE:
beritaTerkait
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan
Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting
Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru
Dua Petinju Pekanbaru Sabet Medali Emas Kejuaraan Danlanud Bangka Belitung ‎
komentar
beritaTerbaru