Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan Pupuk 69,2 Ton di Riau
kabarmelayu.com,PEKANBARU Personel Detasemen Intelijen Kodam (Deninteldam) XIX/Tuanku Tambusai mengungkap dugaan praktik penimbunan dan pe
Hukrim
MEREDAN - Peternak di Desa Meredan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak minta calon Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman melanjutkan program asuransi ternak.
Hal tersebut diantaranya disampaikan oleh tiga peternak sapi yakni Sukijo (72), Muliono (40), dan Samirono (35). Mereka ketemu Andi Rachman saat cagub Riau nomor 4 itu melintas di jalan Pekanbaru-Perawang via Okura PT SIR, Kamis, (22/2/2018).
"Alhamdulillah, bisa ketemu pak Andi. Mohon pak, kami peternak ini dibantu biar maju. Kami diikutsertakan dalam program asuransi sapi," ujar Sukijo.
Baca Juga:
Kakek enam cucu ini mengaku punya tujuh ekor sapi. Saat bertemu cagub dari pasangan koalisi Arsyadjuliandi Rachman - Suyatno (AYO) ini, Sukirjo dan dua menantunya baru dalam perjalanan pulang dari meramban atau mencari rumput untuk makanan sapi.
"Ini lah penghasilan kami pak, tabungan kami. Kalau hari hari, adalah sedikit sawit," ujarnya.
Baca Juga:
Menanggapi permintaan tersebut, cagub Andi Rachman mengatakan InsyaAllah akan direalisasikannya. Memang asuransi sapi untuk para peternak menjadi salah satu program unggulannya Riau menuju swasembada daging.
"Pak Sukirjo dan menantunya ini merupakan pejuang swasembada daging yang sesungguhnya. Berkat kegigihan mereka lah, masyarakat bisa mengkonsumi daging sapi," ujarnya.
Saat ini, program asuransi tersebut sudah berjalan dari dana APBN. Tapi 2018 tahun terakhir. Tahun depan kita lanjutkan pembiayaan asuransi ini menggunakan dana APBD Riau.
Bila mengikuti pola yang lama, asuransi ini diberlakukan untuk setiap anak sapi yang baru lahir. Seekor sapi dikenakan asuransi Rp 146.000. Dari nilai tadi, peternak mendapat subsidi dari pemerintah sekitar Rp 106.000. Sementara petani hanya membayar Rp 40.000 ribu.
Dengan asuransi ini, setiap sapi yang mati baik karena sakit maupun karena kecelakaan mendapat gantirugi Rp 10 juta.
"Dengan pola ini, peternak tetap bisa mencari atau mengembangbiakkan sapi. Mereka tak perlu sedih dan bingung ketika sapi yang sudah dipeliharanya mati," jelas Andi Rachman.
Menurutnya, dari data yang ada, saat ini angka kelahiran sapi di Riau baru sekitar 60 ribu ekor per tahun. Oleh karena itu, jika diberi amanah untuk memimpin Riau periode kedua 2019-2024, ia berkomitmen akan meningkatkan angka kelahiran sapi hingga 100 ribu per tahun. Sehingga dalam lima tahun akan ada 500 ribu ekor anak sapi yang diasuransikan. (rls)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Personel Detasemen Intelijen Kodam (Deninteldam) XIX/Tuanku Tambusai mengungkap dugaan praktik penimbunan dan pe
Hukrim
kabarmelayu.com,BARITOSELATAN Kondisi lingkungan di wilayah adat Muara Malungai, Desa Bintang Ara, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupate
Lingkungan
"Mencegah lebih murah dan lebih baik daripada memadamkan"
Lingkungan
Konten Creator BangEvan Promosikan Wisata Bono, Ipda Vicki Rizky Sampaikan Pesan Kamtibmas
Wisata
kabarmelayu.com,INHIL Haul Akbar Syekh Abdul Qodir AlJailani, Haul Syekh M. Ali bin Syekh Abdul Wahhab, serta Haul Jama yang di laksanaka
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan mutasi dan rotasi jabatan di Polda Riau. Posisi Kapolda Riau akan di
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Riau bekerja sama dengan Rumah Sehat Segar Jakarta menggelar bakti sos
Kesehatan
Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Akhmad Munir mengingatkan insan pers untuk memperkuat profes
TNI/Polri
Kapolri Rotasi Jabatan Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan Dipercaya Jadi Kabaharkam Polri
TNI/Polri
Dalam Sepekan Polres Kuansing Musnah 16 Rakit PETI
Hukrim