Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
MEREDAN - Peternak di Desa Meredan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak minta calon Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman melanjutkan program asuransi ternak.
Hal tersebut diantaranya disampaikan oleh tiga peternak sapi yakni Sukijo (72), Muliono (40), dan Samirono (35). Mereka ketemu Andi Rachman saat cagub Riau nomor 4 itu melintas di jalan Pekanbaru-Perawang via Okura PT SIR, Kamis, (22/2/2018).
"Alhamdulillah, bisa ketemu pak Andi. Mohon pak, kami peternak ini dibantu biar maju. Kami diikutsertakan dalam program asuransi sapi," ujar Sukijo.
Baca Juga:
Kakek enam cucu ini mengaku punya tujuh ekor sapi. Saat bertemu cagub dari pasangan koalisi Arsyadjuliandi Rachman - Suyatno (AYO) ini, Sukirjo dan dua menantunya baru dalam perjalanan pulang dari meramban atau mencari rumput untuk makanan sapi.
"Ini lah penghasilan kami pak, tabungan kami. Kalau hari hari, adalah sedikit sawit," ujarnya.
Baca Juga:
Menanggapi permintaan tersebut, cagub Andi Rachman mengatakan InsyaAllah akan direalisasikannya. Memang asuransi sapi untuk para peternak menjadi salah satu program unggulannya Riau menuju swasembada daging.
"Pak Sukirjo dan menantunya ini merupakan pejuang swasembada daging yang sesungguhnya. Berkat kegigihan mereka lah, masyarakat bisa mengkonsumi daging sapi," ujarnya.
Saat ini, program asuransi tersebut sudah berjalan dari dana APBN. Tapi 2018 tahun terakhir. Tahun depan kita lanjutkan pembiayaan asuransi ini menggunakan dana APBD Riau.
Bila mengikuti pola yang lama, asuransi ini diberlakukan untuk setiap anak sapi yang baru lahir. Seekor sapi dikenakan asuransi Rp 146.000. Dari nilai tadi, peternak mendapat subsidi dari pemerintah sekitar Rp 106.000. Sementara petani hanya membayar Rp 40.000 ribu.
Dengan asuransi ini, setiap sapi yang mati baik karena sakit maupun karena kecelakaan mendapat gantirugi Rp 10 juta.
"Dengan pola ini, peternak tetap bisa mencari atau mengembangbiakkan sapi. Mereka tak perlu sedih dan bingung ketika sapi yang sudah dipeliharanya mati," jelas Andi Rachman.
Menurutnya, dari data yang ada, saat ini angka kelahiran sapi di Riau baru sekitar 60 ribu ekor per tahun. Oleh karena itu, jika diberi amanah untuk memimpin Riau periode kedua 2019-2024, ia berkomitmen akan meningkatkan angka kelahiran sapi hingga 100 ribu per tahun. Sehingga dalam lima tahun akan ada 500 ribu ekor anak sapi yang diasuransikan. (rls)
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri
kabarmelayu.comPEKANBARU Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) Pimpinan Wilayah &039Aisyiyah (PW &039Aisyiyah) Riau sukses menyeleng
Parlemen