Jumat, 01 Mei 2026 WIB

KPU Minta Capres Tunggu Hasil Resmi: Tidak Perlu Klaim Kemenangan

Harijal - Jumat, 19 April 2019 15:59 WIB
KPU Minta Capres Tunggu Hasil Resmi: Tidak Perlu Klaim Kemenangan
(Dok. Net)
Komisioner KPU, Pramono Ubaid

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta para calon presiden dan calon wakil presiden untuk menunggu hasil resmi soal perolehan suara Pilpres 2019.

KPU meminta semua pihak untuk menghentikan klaim kemenangan. Pasalnya KPU khawatir hal itu akan memicu potensi munculnya konflik di masyarakat.

“Saya kira klaim dari pihak masing-masing kan tentu ditolak oleh pihak yang lain, gitu ya. Karena ini wajar, ini adalah kontestasi politik, KPU sangat menyadari itu, karena itu KPU menyediakan publikasi mengenai hasil penghitungan suara agar sudahlah klaim-klaim dari masing-masing pihak itu disudahi, silakan menunggu proses penghitungan yang dilakukan oleh KPU,” ujar komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi kepada wartawan, Jumat, (19/04/2019).

Baca Juga:

Input hasil hitung suara sedang dilakukan KPU pusat. Hingga pukul 14.45 WIB, sudah masuk hasil suara dari 18.044 TPS dari 813.350 TPS (2,21848%)

“Kita kawal bersama-sama proses penghitungan itu. mudah-mudahan itu bisa menjadi mekanisme di mana kemurniaan tiap suara yang diberikan oleh pemilih kita di TPS itu bisa kita jaga sampai di rekapitulasi tingkat nasional,” kata Pramono.

Baca Juga:

Sementara itu dari hasil quick count sejumlah lembaga survei, pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin menang dari pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Sedangkan Prabowo sudah tiga kali mengklaim kemenangannya pada Pilpres 2019. Menurut Prabowo, dirinya menang pilpres dengan perolehan suara 62 persen.

“Saya ulangi, pada hari ini, saya, Prabowo Subianto, menyatakan bahwa saya dan Saudara Sandiaga Uno mendeklarasikan kemenangan sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI tahun 2019-2024 berdasarkan penghitungan lebih dari 62 persen hitungan real count,” kata Prabowo di kediamannya, Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, (18/04/2019).

(jarrak.id)

SHARE:
beritaTerkait
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan
Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting
Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru
Dua Petinju Pekanbaru Sabet Medali Emas Kejuaraan Danlanud Bangka Belitung ‎
komentar
beritaTerbaru