PT. MUTU Diduga Rusak dan Timbun Anak Sungai, Kepala Adat Minta Pemerintah Turun
kabarmelayu.com,BARITOSELATAN Kondisi lingkungan di wilayah adat Muara Malungai, Desa Bintang Ara, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupate
Lingkungan
JAKARTA - Hubungan antara Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerakan Indonesia Raya belakangan memanas. Ini tak lepas dari kritikan PKS terhadap sikap Ketua Umum Gerindra yang juga Menteri Pertahanan Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto dalam menyikapi situasi di perairan Natuna.
Selepas bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jumat (3/1/2020), Prabowo mengatakan masalah invasi kapal-kapal asal China di perairan Natuna akan diselesaikan dengan baik. Sebab, menurut Prabowo, China adalah negara sahabat.
Pernyataan Prabowo dinilai bertentangan dengan sikap tegas pemerintah yang disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Jakarta, Jumat (3/1/2020) siang. Rapat itu pun turut dihadiri Prabowo.
Baca Juga:
Presiden PKS Sohibul Iman meminta Prabowo dan juga Menko Kemaritiman dan Investasi mencontoh ketegasan sikap Retno dalam menjaga kedaulatan teritorial perairan Natuna dari klaim China.
"Jelas. Ibu Retno message-nya jelas, diksi yang dipakai juga bagus. Jadi kalau diksinya 'dia sahabat', 'jangan dibesar-besarkan', itu nggak ada ketegasan sama sekali," ujar Sohibul di kantor DPP PKS, Jakarta, Senin (6/1/2020), seperti dikutip CNN Indonesia, Selasa (7/1/2020).
Baca Juga:
Hari ini, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membela sikap Prabowo. Menurut dia, ketegasan Prabowo tidak dapat diukur dari ucapan di media.
"Kinerja seorang Menhan sudah dilakukan dengan pas menurut saya. Kemudian pelaksanaan di lapangan kemudian oleh TNI juga sudah dilakukan. Kan percuma kita ngomong keras-keras, gebrak meja, tapi enggak ada action," kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/1/2020).
"Kepada pada para teman-teman, terutama pengamat, menurut saya harus melihat posisi (Indonesia) dengan pas. Jangan kemudian memberikan komentar atau pendapat yang justru memperlemah semangat kebangsaan kita dalam rangka menegakkan kedaulatan di wilayah kita sendiri," lanjutnya.
Wakil Ketua DPR itu juga menyampaikan langkah yang dilakukan Retno agar masalah perairan Natuna diselesaikan melalui jalur diplomasi sudah keras dan sudah pas. Menurut Dasco, hal yang harus dilakukan adalah komunikasi dan diplomasi yang intens untuk menyamakan persepsi terkait garis batas di perairan Natuna sehingga persoalan di wilayah tersebut bisa diselesaikan dengan baik.
(cnbcindonesia.com)
kabarmelayu.com,BARITOSELATAN Kondisi lingkungan di wilayah adat Muara Malungai, Desa Bintang Ara, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupate
Lingkungan
"Mencegah lebih murah dan lebih baik daripada memadamkan"
Lingkungan
Konten Creator BangEvan Promosikan Wisata Bono, Ipda Vicki Rizky Sampaikan Pesan Kamtibmas
Wisata
kabarmelayu.com,INHIL Haul Akbar Syekh Abdul Qodir AlJailani, Haul Syekh M. Ali bin Syekh Abdul Wahhab, serta Haul Jama yang di laksanaka
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan mutasi dan rotasi jabatan di Polda Riau. Posisi Kapolda Riau akan di
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Riau bekerja sama dengan Rumah Sehat Segar Jakarta menggelar bakti sos
Kesehatan
Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Akhmad Munir mengingatkan insan pers untuk memperkuat profes
TNI/Polri
Kapolri Rotasi Jabatan Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan Dipercaya Jadi Kabaharkam Polri
TNI/Polri
Dalam Sepekan Polres Kuansing Musnah 16 Rakit PETI
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Badan Kerja Sama AntarParlemen (BKSAP) DPR RI menyambut baik dilantiknya Menteri Luar Negeri (Menlu) Arrmanatha C
Parlemen