Jumat, 03 Juli 2026 WIB

Tengku Malinda Ika Fitri Rilis Fiksi Perdananya `Bertahan atau Melepaskan`

Harijal - Senin, 17 Oktober 2016 23:08 WIB
Tengku Malinda Ika Fitri Rilis Fiksi Perdananya `Bertahan atau Melepaskan`
Tengku Malinda Ika Fitri

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Penulis muda asal Pekanbaru, Tengku Malinda Ika Fitri merilis buku fiksi berjudul `Bertahan atau Melepaskan`. Buku perdananya yang diterbitkan oleh Pena House, Blora, Jawa Tengah ini dirilis pada hari Minggu, 16 Oktober 2016 kemarin.

Fiksi `Bertahan atau Melepaskan` ini diracik secara halus oleh Tengku Malinda Ika Fitri agar mudah dicerna untuk segala usia. Buku setebal 74 halaman ini bergenre roman kegalauan para remaja kekinian dan juga pesan-pesan untuk peduli pada hutan Riau yang sering dibakar untuk perluasan lahan oleh oknum tak bernurani.

"Semoga lewat buku perdana yang Ika tulis ini, pihak yang bertanggungjawab mengerti akan dampak yang dirasakan masyarakat dari akibat pembakaran hutan di Riau. Kabut asap itu sungguh bikin sesak di dada, jadi sulit untuk mendapatkan udara segar dan membuat mata jadi perih. Pelakunya sungguh adalah orang-orang yang egois, mementingkan keuntungan diri sendiri, pantasnya mereka ditindak dan dihukum seberat-beratnya karena tindakkan mereka ini sama saja dengan membuat masyarakat Riau mati secara perlahan," katanya, Ahad (16/10/2016).

Baca Juga:

Meski berusia muda, Tengku Malinda Ika Fitri kelahiran 28 Januari 1998 ini juga miris melihat masyarakat Riau yang lengah untuk mempertahankan budaya dan bahasa asli Riau.

"Sedih rasanya, melihat masyarakat Riau yang tidak mengerti lagi dengan bahasa asal mereka sendiri. Mereka lebih senang membawa bahasa daerah lain. Ika mengajak, mari kita pertahankan budaya asli Riau, meskipun budaya lain berusaha merasukinya," kata Tengku Malinda Ika Fitri, penulis yang tengah menekuni semester pertamanya di Jurusan Administrasi Publik pada Universitas Islam Riau ini.

Baca Juga:

Sebagai penikmat buku-buku Tere Liye dan Boy Candra, buku `Bertahan atau Melepaskan` ini juga menyajikan kegalauan-kegalauan hari-hari para remaja di Riau.

"Ika mulai menulis itu sejak SMP. Mulai dari kebiasaan menulis buku harian. Inspirasi menulis Ika dapatkan dari buku-buku yang Ika baca dan permasalahan-permasalahan yang sering menjadi kegalauan para remaja," kata Tengku Malinda Ika Fitri yang juga seorang qariah dan pembawa acara pada acara-acara keagamaan di Pekanbaru, Riau. (rls/mf)

SHARE:
beritaTerkait
Ternyata Wabup Kuansing Sempat Diperiksa KPK Saat OTT Bupati dan Sekda
Lapas Bagansiapiapi Terima Kunjungan Kakanwil Ditjenpas Riau
Mukhlisin Terima SK Plt Bupati Kuansing
Hadapi Perang Modern, Panglima TNI Pimpin Pengesahan Doktrin "Perisai Trisula Nusantara"
Bupati Siak Afni Zulkifli Masuk Daftar 22 Sosok Reset Indonesia
Pemkab Bengkalis Gelar Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026
komentar
beritaTerbaru