Kepala UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Lepas Lima Siswa yang Mengikuti Jambore Nasional XII Cibubur Jakarta
Lima orang Pramuka Penggalang siswa UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota, termasuk dalam 32
Pendidikan
SELATPANJANG, kabarmelayu.com - Sekelompok pemuda Desa Bokor Kecamatan Rangsangbarat, Kepulauan Meranti, Riau, yang menamakan diri mereka The Pokah, membuat banyak miniatur. Ukiran tangan dengan peralatan seadanya itu dipersiapkan menyambut iven Bokor World Music Festival tanggal 19 hingga 21 November 2016.
Khaidir, salah seorang anggota The Pokah mengatakan, menjadi pengrajin miniatur dan kerajinan tangan, sudah dirintis beberapa waktu lalu. Namun, baru aktif dan langsung action sekitar 2 minggu belakangan.
Ditambahkan Abdillah Hatta yang juga anggota The Pokah, membuat miniatur berbagai alat musik dan mainan kunci ini berawal dari cerita saat sedang ngumpul. Dari sana, terpikir mereka suatu ide usaha untuk melakukan kegiatan membuat cenderahati atau souvenier. Setelah semua sepakat dan mulai action, maka terciptalah beberapa miniatur alat musik seperti gitar, drum, ayak sagu, sampan, dan berbagai mainan kunci.
Baca Juga:
Miniatur ini, kata mereka lagi, sengaja dipersiapkan untuk seluruh peserta BWMF 2016. Setidaknya, harap Khaidir, para peserta akan membeli miniatur buatan mereka sebagai ole-ole untuk dibawa pulang ke daerah masing-masing.
"Bahan yang kita gunakan kayu jabon," ujar Khaidiri.
Baca Juga:
Diceritakan Khaidir, mereka membuat miniatur ini secara otodidak dengan mengambil sample dari internet. Sementara peralatan yang digunakan sangat sederhana, yaitu menggunakan parang, pisau, dan lainnya. Mereka sama sekali tidak menggunakan peralatan canggih atau mesin.
"Saat ini sudah ratusan kerajinan tangan yang kami hasilkan dengan berbagai bentuk," kata Khaidir lagi.
Namun, sampai sekarang The Pokah belum berniat memasarkan hasil kerjanya. Mereka mengakui dengan peralatan sederhana, masih terdapat kekurangan dalam membuat handycraft itu. Padahal, sudah ada beberapa pesanan yang tertarik melihat produk nya di media sosial yang diunggahnya beberapa waktu lalu.
"Kami mengerjakan dengan cara manual, bukan dengan mesin. Jadi, hasilnya belum sempurna dan belum bisa dipasarkan," katanya.
Sekedar informasi, sejumlah musisi yang sudah mengkonfirmasi kehadiran mereka di BWMF 2016 antara lain, Steev Kindwald dari Rumania, Gilles Saissi dari Prancis, dan Cwrwia dari Wales. Kemudian ada Ghahmuhyi dari Malaysia dan Darmawen dari Solo. Darmawen ini gabungan musisi dari Wales, Mexico, Inggris, Polandia dan Indonesia.
Selain itu, juga ada musisi dari nusantara seperti grup rege melayu, Made in Made dari Aceh, Kalila Project Sumatera Utara, Minangpantagong dari Sumatera Barat, Forum Kompang Batam, dan Et Labora Poni dari Subang.
(goriau.com)
Lima orang Pramuka Penggalang siswa UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota, termasuk dalam 32
Pendidikan
kabarmelayu.com,SIAK Seorang remaja dilaporkan tenggelam di Sungai Siak, tepatnya di depan Taman Singapur, Kabupaten Siak, Rabu (5/8/2026)
Peristiwa
kabarmelayu.com,PELALAWAN Antono (40), seorang petani karet di Labupaten Pelalawan, Riau, dilarikan ke rumah sakit usai diserang seekor b
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui dinas kesehatan (Dinkes) dan Komisi Penanggulangan Aids (KPA) terus
Kesehatan
Perkuat Kepemimpinan Perempuan, 30 Guru SMASMK di Yogyakarta Ikuti Pelatihan Kepemimpinan
Article
KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab dan Karang Taruna Desa Senama Nenek Siap Sukseskan Perayaan HUT ke81
Pendidikan
Polsek Kandis Lakukan Pengecekan Rutin Tanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan
Lingkungan
Polisi Tangkap Bos Kayu Asal Pekanbaru, Sita Dua Truk Bermuatan 12 Kubik Ilog
Hukrim
Bicara di Forum IMTGT, Kapolda Riau Kerusakan Lingkungan pada Akhirnya Menjadi Ancaman Keamanan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ajang pertemuan internasional Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMTGT) Green Cities Mayor Council
Pemerintahan