Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
Kabar Melayu (PELALAWAN) - Menyikapi dekadensi moral ummat, Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Pelalawan memiliki kepedulian yang besar, terutama di kalangan remaja. Salah satu upaya meredam kebebasan remaja adalah diberlakukannya jam malam di daerah ini.
"Penerapan jam malam bagi anak-anak dan remaja maksimal jam 10 malam Minggu (22.00 WIB)," kata Ketua Dewan Tanfizhi DPW FPI Pelalawan, Ir. H. Syaugi Shahab, Kamis (12/11/2015).
"Diharapkan dengan penetapan jam malam ini, sehingga anak-anak remaja tidak lagi ada yang berkeliaran, bergerombol, kebut-kebutan, bermaksiat dan sebagainya," imbuh Syauqi lagi.
Jika kebijakan ini diberlakukan, sambungnya, remaja yang masih berkeliaran akan ditangkap oleh petugas yang ada. "Tangkap anak-anak yang masih berkeliaran diatas jam 10 malam," tegasnya.
Baca Juga:
Dikatakan Syauqi, pemerintah harus berani mengambil kebijakan. Meskipun mungkin dalam penerapannya ada yang pro dan kontra. Sebagai Ormas Islam, FPI dan ormas Islam yang lain siap mendukung kebijakan tersebut.
"Sekali lagi saya sampaikan kepada umaro (pemimpin-red), dalam hal ini Pemkab Pelalawan harus berani mengambil sikap. Inilah cara satu-satunya yang dapat menyelamatkan generasi muda penerus bangsa," ungkap Syauqi.
Baca Juga:
Terpaparnya remaja dengan kebebasan hingga malam hari, mereka juga bisa menjadi sasaran aksi kejahatan. Sebut saja remaja yang motornya dirampas, pemiliknya ditembak dan lainnya. Untuk itu, FPI juga mengetuk kepedulian para orang tua untuk peduli dalam masalah ini.
Ketua FPI Pelalawan ini menuturkan, bahwasanya masalah ini sudah disampaikan pada kesempatan silaturrahim yang diagendakan oleh Majlis Ulama Indonesia (MUI) Pelalawan bersama seluruh ormas Islam, pekan lalu di Kantor Kemenag Pelalawan.
"FPI tidak main-main dalam hal ini. FPI akan langsung bertindak. Karena juga merupakan bagian dari amar ma`ruf nahi munkar. Kita perlu dukungan dari pemerintah dan ormas Islam lainnya juga, karena ini masalah keummatan," paparnya sambil mengajak seluruh ummat Islam tetap bersatu dalam bingkai kesadaran kolektif sesuai tuntunan Alquran dan As Sunnah.(rec)
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri