Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
DUMAI - Badan Keluarga Berencana, Pelindungan Perempuan dan Anak (BKBPPA) Dumai mencatat kasus terhadap anak dan perempuan di Dumai, Riau, tahun ini meningkat 12 persen dibandingkan tahun lalu hanya 70 kasus.
Hal itu sebagaimana dikatakan Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Kabid PPA) BKBPPA Dumai Irfan Wahyudi kepada wartawan.
Dari 86 kasus di 2016, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sebanyak 8 kasus, anak berhadapan hukum (ABH) 12 kasus, penelantaran (yang tidak dibiayai orangtua laki-laki) 15 kasus, kekerasan terhadap anak berupa penganiayaan 16 kasus, dan pencabulan anak di bawah umur 35 kasus.
Baca Juga:
"Untuk ABH dari 12 kasus, terbanyak kasus pencurian ada 6 kasus. Narkoba sebanyak 2 kasus dan pencabulan anak di bawah umur (sesama anak) 4 kasus," urainya.
Dikatakannya, rata-rata kasus pencurian melalui proses diversi anak, yaitu pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana. Sementara yang tidak didiversi kasus pembunuhan, narkotika dan persetubuhan.
Baca Juga:
"Saat ini pendampingan hukum untuk pelaku dan korban terhadap perempuan dan anak masih terkendala anggaran. Kita membutuhkan pengacara dan psikolog anak. Terhadap korban, sudah dilakukan rehabilitasi dengan mendatangkan psikolog anak, terhadap kasus korban anak dan pelaku anak," bebernya.
Hal yang mengejutkan dirinya saat mendengar langsung pengakuan dari pelaku anak kasus pencurian, alasan anak melakukan tindak kejahatan setelah keluar lembaga permasyarakatan (lapas), karena di dalam makan teratur. Sementara di luar mereka harus mencari nafkah sendiri.
"Pendampingan PPA sampai putusan pengadilan. Ada 3 anak yang memang dititipkan di lapas anak di Pekanbaru, sementara 3 anak lagi menunggu putusan pengadilan," jelasnya.
(goriau.com)
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri