Panger dan Kampung Dalam Dirazia, Empat Orang Diamankan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Polisi menyisir dua daerah rawan peredaran narkoba di Kota Pekanbaru, Pangeran Hidayat (Panger) dan Kampung D
Hukrim
Kisah ini dialami Sadikun (59), warga Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. Tangis haru pun tidak tertahan ketika ia melihat dan bertemu langsung dengan anak sulungnya, Supriyanto, yang sudah lima tahun hilang.
"Sudah limo tahun saya tak bertemu dengan anak saya ni, dio hilang bejalan bae (sudah 5 tahun saya tidak bertemu dengan anak saya ini, dia hilang berjalan saja)," ucap Sadikun berurai air mata di ruang Rawat Kuantan, RSJ Tampan Riau tempat anaknya dirawat.
Baca Juga:
Sadikun mengaku sudah mencari anaknya dan tidak menemukan titik terang. Bahkan banyak orang yang bilang jika anaknya sudah meninggal, namun Sadikun dan keluarga tetap mencari Supriyanto karena berkeyakinan anaknya masih hidup.
"Saya bersyukur luar biasa, anak saya ternyata masih hidup, dan selama ini dirawat oleh pihak Rumah Sakit Jiwa Tampan dengan baik. Saya dapat informasi keberadaan anak saya dari Kepala Desa Sendawar, Kecamatan Semidang Alas Maras jika anak saya dirawat di sini," ungkapnya sambil menangis.
Baca Juga:
Mendengar informasi itu, Sadikun pun menjual kambing enam ekor agar bisa menjemput buah hatinya yang sudah lama meninggalkan rumah.
"Jadi saya jual kambing enam ekor untuk biaya ke sini. Kemudian saya rental mobil beserta supirnya, saya datang didampingi anak yang nomor dua beserta seorang cucu saya. Kami bawa langsung anak kami ke Bengkulu, berkumpul kembali dengan keluarga," kata Sadikun haru.
Di saat yang sama, PIC Tim Percepatan Pemulangan Pasien Rawat Inap RSJ Tampan, Ns Herlambang S.Kep menjelaskan, jika Supriyanto yang selama ini dikenal dengan nama Ranto sudah lima tahun dirawat di RSJ Tampan.
"Atas kerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi Riau, setelah rawat, kita titipkan di Panti Sosial Bina Laras. Sebulan ini dirawat kembali di RSJ Tampan. Melihat perkembangan Ranto yang baik dan dapat diajak berkomunikasi dengan lancar, kami pun melakukan asessmen ulang pasien ini. Kami tanya lagi identitasnya, daerah asal, tempat tinggal dan nama kedua orang tuanya," katanya.
"Alhamdulillah dia menjawab dengan baik. Hasil asesmen inilah kemudian kami telusuri, berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan. Kebetulan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan memiliki Group Whatshap seluruh Indonesia sebagai media komunikasi, dan kami share info tentang Suprianto alias Ranto ini di group tersebut," terangnya.
"Ternyata ini membuahkan hasil. Dari share informasi ini, diketahuilah tempat tinggal dan nama kedua orang tua pasien. Kemudian kepala desa tempat tinggalnya menginfokan kepada keluarga. Kita identifikasi keluarga pasien melalui foto kedua orang tuanya, dan benar pasien mengatakan ini merupakan keluarganya," tambahnya.
Sementara itu, Plt Direktur RSJ Tampan Provinsi Riau, Zulkifli S. Kep, MH menambahkan, jika pihaknya membentuk Tim Percepatan Pemulangan Pasien Rawat Inap, yang bertujuan mengidentifikasi pasien-pasien terlantar yang dirawat di RSJ Tampan.
"Alhamdulillah, hari ini kita pertemukan kembali pasien nama Supriyanto dengan keluarganya. Di samping itu, kita juga harus tetap menjaga nilai Parameter Bed Occupation Rate (BOR) tetap ideal untuk meningkatkan kualitas pelayanan RSJ Tampan Riau," tutupnya. (mer)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Polisi menyisir dua daerah rawan peredaran narkoba di Kota Pekanbaru, Pangeran Hidayat (Panger) dan Kampung D
Hukrim
kabarmelayu.com, KAMPAR Untuk efisiensi, kenyamanan dan keselamatan, sebanyak 38 siswa Sekolah Terbuka UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Pendidikan
kabarmelayu.com,ROHUL Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangaraian bersama Aparat Penegak Hukum (APH) berhasil mengamankan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mempercepat pelaksanaan program Imunisasi Kejar dengan target 3.425 anak yang
Kesehatan
Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap ditunjukkan Komunitas Sosial Alat Berat Pe
Sosial
Jaga selalu marwah Bumi Melayu Seri Gemilangkabarmelayu.com,INHIL Menjelang keikutsertaannya dalam ajang Duta Budaya Indonesia 2026, Mau
Budaya
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hotspot atau titik panas di pulau Sumatera masih berada di angka ribuan. Sore ini. Kamis (8/10/2026) terpantau 2
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Persoalan kesejahteraan masyarakat di sekitar perkebunan kembali menjadi perhatian. Bukan hanya soal bantuan Corpora
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap yang menyelimuti armosfer Riau, akan menimbulkan gangguan pernapasan, terutama bagi kelompok rentan s
Kesehatan