Rabu, 26 Agustus 2026 WIB

Massa Gembok Semua Pintu, THM New Paragon Pekanbaru Lumpuh Malam Tadi

Redaksi - Selasa, 03 Februari 2026 07:53 WIB
Massa Gembok Semua Pintu, THM New Paragon Pekanbaru Lumpuh Malam Tadi
Massa menggembok pintu utama THM New Paragon.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Sejak dimulai ba'da solat Ashar, Senin (2/2/2026), aksi ratusan massa Forum Masyarakat Riau Anti Maksiat (FORMARAM) terus berlanjut hingga malam di depan tempat hiburan malam (THM) New Paragon KTV Pool and Cafe Jalan Sultan Syarif Kasim Pekanbaru. Massa menuntut THM itu ditutup.

Aksi massa yang kembali berlanjut usai solat Isya itu berlangsung hingga pukul 22.00 WIB. Massa berhasil melumpuhkan operasional THM yang terkenal dengan kontes warianya itu.

Massa mengunci seluruh pintu yang ada di bangunan New Paragon, termasuk pintu pagar yang berada di sisi Jalan Sultan Syarif Kasim.

Baca Juga:

Aksi tersebut dilakukan setelah Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengirimkan pesan singkat kepada Azlaini Agus, tokoh Riau yang ikut dalam barisan aksi massa. Agung menegaskan, bahwa operasional New Paragon ditutup malam itu.

Sebelumnya, malam itu massa juga sudah berupaya menutup paksa seluruh akses masuk THM tersebut. Massa meminta seluruh aparat keamanan untuk keluar dari area New Paragon, termasuk kendaraan water cannon dan mobil rantis yang sebelumnya disiagakan petugas.

Baca Juga:

Massa selanjutnya meninjau bagian dalam gedung karena masih terdapat sejumlah karyawan New Paragon di dalam.

Pintu pertama yang digembok massa adalah pintu masuk Paragon Cafe. Selanjutnya, massa bergerak ke pintu-pintu lain dan memaksa beberapa karyawan yang masih berada di dalam gedung untuk segera keluar.

Setelah seluruh akses masuk berhasil digembok, ratusan massa pun mulai meninggalkan lokasi.

Mereka mengancam akan melakukan tindakan serupa terhadap tempat hiburan malam lainnya di Pekanbaru apabila melanggar norma dan aturan yang berlaku.

Sofyan Hadi, koordinator aksi menegaskan, aksi tersebut merupakan bentuk penolakan warga Pekanbaru, khususnya masyarakat di sekitar New Paragon terhadap aktivitas yang dinilai telah melanggar norma agama dan adat Melayu.

"Tidak boleh ada maksiat di Riau, khususnya di Pekanbaru. Karena hal itu sangat bertentangan dengan syariat Islam dan adat Melayu," tegasnya.

Dalam aksi massa ini, turut hadir di lokasi beberapa tokoh masyarkat. Di antaranya mantan Gubernur Riau Edy Natar, Azlaini Agus, Ade Hartati, serta tokoh agama dan masyarakat sekitar.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ketua Presidium BMIWI Pusat Dialog dengan 17 Ormas Perempuan Islam, Soroti Bahaya Homo Seksual
Tim Elang Malaka Polres Bengkalis Gagalkan Penyelundupan Narkoba, Jumlahnya Fantastis!
Penyelundupan Satu Kilogram Sabu ke Jakarta Digagalkan
Polisi Temukan Puluhan Butir Ekstasi Saat Amankan Pria Terkait Tindak Pidana Kehutanan di Kampar Kiri
Polda Riau Musnahkan Narkoba Rp69,7 Miliar, Gagalkan Jaringan Internasional
Polda Riau Musnahkan BB Narkoba Rp69,7 Miliar
komentar
beritaTerbaru