kabarmelayu.comPEKANBARU – Musyawarah Daerah (
Musda) ke-3 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (
LPM) Kota Pekanbaru menetapkan Sarjoko, SE kembali terpilih sebagai Ketua DPD
LPM Kota Pekanbaru untuk masa bakti 2026–2031.
Sarjoko, yang akrab disapa Asun
LPM, terpilih secara aklamasi dalam forum musyawarah yang diselenggarakan pada Rabu (4/3/2026). Penetapan tersebut berlangsung secara mufakat setelah seluruh pemegang hak suara dalam
Musda menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinannya untuk periode lima tahun mendatang.
Hak suara dalam
Musda tersebut terdiri dari satu suara Dewan Pimpinan Daerah
LPM Provinsi Riau, satu suara Ketua Demisioner DPD
LPM Kota Pekanbaru, serta 15 suara dari Ketua
LPM Kecamatan se-Kota Pekanbaru.
Dalam sambutannya, Sarjoko menyampaikan apresiasi serta rasa terima kasih kepada seluruh pengurus dan jajaran
LPM yang kembali memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut.
"Terima kasih kepada seluruh rekan-rekan DPC dan pengurus yang telah mempercayakan kembali kepengurusan
LPM kepada saya. Tanpa dukungan saudara-saudara sekalian, saya bukan apa-apa dan tidak akan mampu menjalankan amanah ini," ujarnya.
Sarjoko menegaskan bahwa kepemimpinannya ke depan akan difokuskan pada penguatan kolaborasi antara
LPM dengan berbagai elemen masyarakat serta pemerintah daerah.
Menurutnya,
LPM memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendorong pembangunan yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh pengurus
LPM di tingkat kecamatan untuk terus berinovasi serta meningkatkan kapasitas organisasi dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan.
"Saya berharap seluruh DPC
LPM di kecamatan semakin berdaya dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Jangan takut untuk maju dan berusaha, karena dukungan terhadap penguatan peran
LPM di tengah masyarakat sangat besar," kata Sarjoko.
Lebih lanjut, Sarjoko menyatakan komitmennya untuk mendukung berbagai program pembangunan Pemerintah Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar.
Musda ke-3 DPD
LPM Kota Pekanbaru tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPD
LPM Provinsi Riau, Dr. H. T. Rusli Ahmad, SE., MM., Sekretaris DPD
LPM Kota Pekanbaru periode 2021–2026 Alizar, S.Sos., serta jajaran pengurus DPD dan DPC
LPM se-Kota Pekanbaru.
Dalam sambutannya, Rusli Ahmad menyampaikan ucapan selamat kepada Sarjoko atas terpilihnya kembali sebagai Ketua DPD
LPM Kota Pekanbaru.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan
Musda ke-3 tersebut telah dilaksanakan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi serta berpedoman pada Peraturan Wali Kota Pekanbaru Nomor 67 Tahun 2019.
"Berdasarkan ketentuan yang berlaku, hak suara dalam
Musda berasal dari satu suara DPD
LPM Provinsi Riau, satu suara Ketua Demisioner DPD
LPM Kota Pekanbaru, serta 15 suara dari DPC
LPM kecamatan se-Kota Pekanbaru," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia
Musda, Alizar, S.Sos., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan musyawarah berlangsung dengan lancar dan kondusif hingga penutupan acara yang dirangkai dengan kegiatan buka puasa bersama.
Ia juga menjelaskan bahwa dari total 15 DPC
LPM kecamatan di Kota Pekanbaru, satu DPC tidak dapat menghadiri kegiatan
Musda karena masa kepengurusannya telah berakhir.
Selanjutnya, pembentukan struktur kepengurusan baru akan dilakukan oleh ketua terpilih melalui proses koordinasi serta konsultasi dengan Wali Kota Pekanbaru, mengingat
LPM merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat, yang sebelumnya dikenal sebagai Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD).
"Untuk pembentukan kepengurusan yang baru, ketua terpilih akan berkoordinasi dan meminta masukan dari Wali Kota Pekanbaru, karena
LPM merupakan mitra kerja pemerintah dalam mendorong pembangunan berbasis masyarakat," tutup Alizar.
Sarjoko sendiri dikenal luas di berbagai lapisan masyarakat. Ia dinilai sebagai sosok yang tidak membedakan status sosial, agama, maupun golongan dalam aktivitas sosialnya.
Di bawah kepemimpinannya,
LPM Kota Pekanbaru pernah meraih predikat
LPM terbaik tingkat nasional. Selain itu, Sarjoko juga dikenal sebagai figur dermawan yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kota Pekanbaru selama lebih dari dua dekade.
Ia aktif dalam berbagai organisasi sosial serta kerap menginisiasi kegiatan sosial dan olahraga berskala nasional. Kiprahnya juga dinilai turut berperan dalam menciptakan kondisi Kota Pekanbaru yang kondusif, bersih, aman, dan sehat.