Rabu, 07 Oktober 2026 WIB

Ini 3 Ranking Teratas Kasus Kekerasan Anak di Indonesia

Harijal - Sabtu, 22 Juli 2017 23:50 WIB
Ini 3 Ranking Teratas Kasus Kekerasan Anak di Indonesia
ilustrasi

JAKARTA - Indonesia akan memperingati Hari Anak Nasional (HAN) pada 23 Juli 2017 besok. Bertepatan dengan peringatan tersebut, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) kembali menyerukan masih banyak hal yang perlu dibenahi dalam upaya perlindungan anak di Indonesia. Terlebih, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan Indonesia masuk darurat perlindungan anak.

KPAI mencatat, selama kurun waktu lima tahun antara 2012-2016, kasus kekerasan anak mencapai 23.858, baik anak sebagai korban maupun pelaku. Komisioner KPAI Jasa Putra memaparkan tiga ranking teratas dari puluhan ribu kasus kekerasan anak tersebut.

"Tiga terbesarnya yang pertama persoalan anak berhadapan hukum, kedua pengasuhan alternatif. Ketiga pendidikan," kata Jasa dalam sebuah diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (22/7/2017).

Baca Juga:

Untuk mengatasi persoalan tersebut, yang harus dibenahi bukan saja soal regulasi, tetapi juga praktik perlindungan anak di lapangan. Menurutnya, salah satu yang utama adalah menumbuhkan kesadaran orang-orang di sekitar anak, baik keluarga, sekolah maupun lingkungan sekitar.

Berdasarkan pengalaman kekerasan seksual pada anak, lingkungan sekitar justru tidak mengetahui ada aktivitas antara korban dan pelaku yang sudah berlangsung cukup lama.

Baca Juga:

"Bagaimana awareness (kesadaran-red) ini ditransformasi dalam bentuk nyata di lapangan, deteksi dini keluarga, sekolah, untuk melihat potret ini jangan sampai ada korban-korban berikutnya," lanjut dia.

Jasa menjelaskan, UNICEF menyatakan kasus kematian anak di Indonesia sebanding dengan peristiwa pesawat berpenumpang 280 orang yang jatuh setiap hari.

"Sesungguhnya itu bisa ditangani, peta-peta ini KPAI sangat concern (perhatian-red). KPAI masuk pada darurat perlindungan anak. Dari sisi regulasi, implementasi dan komitmen bernegara sangat diperlukan," pungkas Jasa.

 

(fzy/okezone)

SHARE:
beritaTerkait
Hotspot Melonjak Lagi, Sumatera 4.806, Riau 16, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
AAUI Pekanbaru Bekali Mahasiswa UNRI dengan Literasi Asuransi
Pasca Karhutla, BPBD PK Riau dan Pekanbaru Sisir Lahan Bekas Terbakar
Harga Cabai Pekanbaru Makin 'Pedas', Pemko Usul Subsidi Angkutan
Perlebar 3 Ruas Jalan Pekanbaru, Wako Agung Apresiasi dan Ucapkan Terimakasih Kepada Plt Gubri SF Hariyanto
Bupati Inhil H. Herman Dorong Pembina Pramuka Saling Belajar dan Berbagi Pengalaman
komentar
beritaTerbaru