Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
Kabar Melayu (PELALAWAN) - Pupus sudah harapan Kabupaten Pelalawan dan Inhu untuk mengelola Blok Kampar. Pasalnya, pemerintah telah menyerahkan ladang minyak yang berada di dua kabupaten itu ke PT. Pertamina Hulu Energi (PHE).
Tengku Zulmizan F Assagaff, SE, Ak, juru bicara Forum Masyarakat Pelalawan Merebut Blok Kampar (FMPMBK) Rabu (4/11/2015) menuturkan, dirinya menyayangkan keputusan pemerintah pusat yang tidak memberikan peluang kepada daerah melalui BUMD untuk mengelola Blok Kampar.
"Kita belum diberi kesempatan untuk melakukan persentase terhadap tuntutan kita. Ketika posisi kita menunggu, tiba-tiba justru pemerintah sudah membuat keputusan menyerahkan pengelolaan Blok Kampar ke Pertamina," ucapnya.
Baca Juga:
Dijelaskan Zulmizan, soal pengelolaan Blok Kampar yang akan diserahkan ke Pertamina sudah didengungkan Pemerintah Pusat sejak akhir tahun 2014 lalu dan baru direalisasikan pada tahun 2015 ini.
"Ya, inilah jawaban dari perjuangan kita. Tapi meskipun kita kecewa, paling tidak ada beberapa hal yang telah dikabulkan, seperti pemenang pengelolaan Blok Kampar tidak melalui lelang dan Blok Kampar tidak lagi dikelola Medco," ucapnya.
Baca Juga:
Baca: Medco Serahkan Pengelolaan Blok Kampar ke Pertamina
Padahal, sambung Zulmizan, perjuangan merebut Blok Kampar sudah sangat maksimal, di mana 3 pihak sudah dilakukan pertemuan. Pertama, pertemuan dengan Kementerian ESDM pada bulan Januari 2015 yang dihadiri tujuh pejabat Kementerian. Kedua, pada bulan Februari 2015 melakukan pertemuan dengan Dirut Pertamina, meskipun tuntutan soal porsi saat itu masih ditampung.
Sedangkan pertemuan ketiga, pertemuan dengan Wakil Presiden Yusuf Kalla pada Mei 2015, di mana Wapres akan menyanggupi untuk menjadwalkan audiensi bersama antara Pemkab Pelalawan, Kementerian ESDM dan Dirut Pertamina.
"Tapi nyatanya jadwal audiensi belum juga kita terima, alih-alih sudah diputuskan Pertamina sebagai pengelola Blok Kampar. Padahal tiga pertemuan yang kita lakukan belum ada satupun di follow up. Keputusan sudah dibuat, tentu sekarang kita fokus ke bentuk kerjasama dengan Pertamina, apalagi soal porsi Working Interest bagi Pelalawan," tutupnya. (rec)
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri