Minggu, 17 Mei 2026 WIB

Puncak Gerhana Matahari Cincin Terjadi di Siak dan Singkawang

Harijal - Kamis, 26 Desember 2019 13:10 WIB
Puncak Gerhana Matahari Cincin Terjadi di Siak dan Singkawang
(CNN Indonesia TV).
Gerhana matahari cincin terjadi di Siak, Riau.

JAKARTA - Puncak Gerhana Matahari Cincin (GMC) di Siak, Riau terjadi pukul 12.17 WIB, menyusul Singkawang Kalimantan pukul 12.43 WIB. Saat itu Bulan menutupi matahari dan menyisakan pinggiran bulan.

GMC terjadi ketika Bulan berada pada titik yang lebih jauh dari Bumi. Meski berada segaris dengan Matahari dan Bumi, namun menghasilkan piringan yang lebih kecil dan tidak menghalangi seluruh cahaya Matahari.

"Ini puncak dari Gerhana Matahari Cincin di Siak," kata Ahli Astronomi Gabriel Iwan Prasetyo dikutip dari CNNIndonesia TV, Kamis (26/12).

Baca Juga:

Menurut Gabriel, saat itu Matahari dan Bulan dalam posisi sejajar dan Bulan berada tepat di tengah-tengah Matahari.

"Ini situasi terbaik di Siak dan cuaca mendukung. Lokasi pemilihan dari pengamatan saya pikir sangat sempurna," ucap Gabriel.

Baca Juga:

Dijelaskan fenomena alam Gerhana Matahari Cincin 26 Desemer 2019 di Siak, Riau berlangsung sekitar 3 menit.

"Durasi sekitar 3 menit, dan ini bukan yang terlama, karena pada 1983 [terjadi di Indonesia] sampai 7 menit," ucapnya.

Terjadi perbedaan durasi Gerhana Matahari Cincin di beberapa wilayah di Sumatera, seperti Batam, dan Riau.

1. Fase awal
Pada fase awal GMC di Batam, tahap parsial awal akan terjadi sekitar pukul 10.27 WIB.

2. Pertama muncul gerhana
Sedangkan munculnya gerhana cincin awal akan terlihat pukul 12.22 WIB dan mencapai puncak pukul 12.24 WIB. Cincin akan mulai memasuki tahap akhir pukul 12.25 dan tahap parsial akhir terjadi pukul 14.18 WIB.

3. Tahap parsial
Sementara pengamatan GMS di Planetarium Jakarta, tahap parsial awal terjadi pukul 10.42 WIB. Puncak GMS diperkirakan muncul pukul 12.36 WIB dan berakhir pukul 14.23 WIB.

Total durasi GMC di Batam berlangsung selama 3 jam 51 menit, fase munculnya cincin api 3 menit 15 detik, dan total durasi GMS di Jakarta sekitar 3 jam 40 menit.

Selain itu Widya menuliskan prakiraan cuaca wilayah Batam berdasarkan hasil statistik persentase tingkat awan di sepanjang garis tengah jalur GMC, dinilai cukup baik untuk mengamati fenomena GMC.

Untuk kegiatan peneropongan GMS di Planetarium Jakarta akan disesuaikan dengan kondisi cuaca di Jabodetabek. Jika cuaca mendung dan hujan, maka kegiatan dibatalkan. 

(cnnindonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Polsek Kandis Intensifkan Patroli Malam, Cek Pos Siskamling dan Kesiapsiagaan Warga
Bupati Siak Sampaikan Tahniah pada Khataman, Perpisahan, dan Harlah ke-15 Pondok Pesantren Miftahul Qur’an
Ditresnarkoba Polda Riau Razia Kampung Rawan Narkoba di Pekanbaru
526 Rumah dan Fasum di Kuansing Terdampak Banjir
Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja
Meriah, Riau Bhayangkara Run 2026 Akan Diikuti Sepuluh Ribu Pelari
komentar
beritaTerbaru