Sabtu, 02 Mei 2026 WIB

Gubri Luncurkan Buku Pariwisata Riau The Homeland of Melayu

Harijal - Kamis, 09 Maret 2017 19:07 WIB
Gubri Luncurkan Buku Pariwisata Riau The Homeland of Melayu
Humas Riau
Gubri Luncurkan Buku Pariwisata Riau The Homeland of Melayu.

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Sejak merosotnya perekonomian disektor migas dan harga minyak kelapa sawit yang bergantung dengan pasar dunia, kini pemerintah provinsi Riau sedang gencar-gencarnya mengembangkan dan mempromosikan sektor pariwisata berbasis budaya.

Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman pada setiap kunjunganya kerjanya selalu semangat memberikan pencerahan kepada seluruh stakeholders agar turut serta ikut menjaga dan mengembangkan sektor pariwisata berbasis budaya, hal ini dilakukanya untuk mendongkrak perekonomian masyarkat di negeri yang berjuluk Bumi Lancang Kuning. 

Bersempenaan hal tersebut, pada saat kegiatan Riau Art Camp Festival yang digelar oleh Dinas Pariwisata provinsi Riau yang dihadiri oleh ratusan seniman serta masyarakat di Pantai Lapin kecamatan Rupat utara, Kabupaten Bengkalis, Riau, Senin (16/3/2017) beberapa waktu lalu, Gubri yang kerab disapa Andi Rachman berkesempatan meluncurkan buku yang berjudul "Riau The Homeland of Melayu Apa Mengapa Pariwisata Riau".

Baca Juga:

Buku pariwisata setebal 242 halaman yang diluncurkan Gubri, menceritakan tentang Riau yang telah diberikan anugrah yang sangat besar karena memiliki empat sungai besar yaitu sungai Kampar, Siak, Rokan dan Indragiri. Empat sungai besar tersebut merupakan sumber ekonomi masyarakat Riau dan banyak memiliki potensi pariwisata berbasis budaya yang dapat dikembangkan. 

"Buku ini bacaan yang ringan dan sangat menarik untuk dibaca, semoga dengan hadirnya buku Riau The Homeland of Melayu Apa Mengapa Pariwisata Riau, dapat memberikan semangat serta pencerahan kepada setiap lapisan masyarakat Riau, untuk membantu mendorong program pemerintah provinsi Riau dalam sektor pariwisata berbasis budaya," kata Gubri.

Baca Juga:

Menurut Gubri, Pariwisata diyakini sebagai ragam alur pikiran yang bertemu disuatu wadah. Dari sanalah muncul konfidensi,  peta,  rencana, solusi, sampai kreativitas dalam mengutuhkannya. Hanya dengan kesadaran kolektif itu,  infrastruktur seperti akses jalan darat sampai ketersediaan akomodasi awal akan bermula lebih gegas, terukur dan terevaluasi. 

"Tentu dengan tak melupakan upaya dalam membangun kesadaran serupa di tengah warga, terutama objek publik dimana objek tersebut berada. Mereka pada akhirnya adalah subjek yang 'ada' di objek pariwisata.  Membangun Pariwisata sejatinya adalah membangun masyarakat itu sendiri,". Kata Gubri. 

Turut hadir pada saat peluncuran buku tersebut, Bupati Bengkalis H Amril, Ketua DPRD Bengkalis, Kepala Dinas Pariwisata provinsi Riau, perwakilan dari Asosiasi Pariwisata dan General Menejer Garuda Indonesia. 

Bupati Bengkalis H Amril mengucapkan terimakasih kepada Gubri, karena telah bersedia hadir di kecamatan Rupat utara, dalam rangka kegiatan Riau Art Camp Festival dan sekaligus meluncurkan buku Pariwisata, menurutnya menjaga, mengembangkan dan sekaligus mempromosikan pariwisata merupakan bagian penting untuk meningkatkan perekonomian di Bumi Melayu Lancang Kuning.

"Saya ucapakan selamat dan terimakasih kepada bapak Gubernur Riau karena telah hadir, semoga buku Riau The Homeland of Melayu Apa Mengapa Pariwisata Riau dapat memberikan motivasi kepada seluruh lapisan masyarakat dalam memajukan pariwisata di Riau, dan Rupat utara khususnya," kata Amril.

Orang nomor satu di Kabupaten Bengkalis itu juga menjelaskan, Rupat utara merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang telah tercantum dalam Undang-Undang nomor 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan dan Peraturan Presiden (PP) nomor 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional.

"Untuk mengembangkan pariwisata di Riau khususnya Rupat utara membutuhkan dukungan infrastruktur. Dengan dijadikannya Rupat sebagai KSPN masyarakat bersama pemerintah kabupaten Bengkalis, pemerintah provinsi Riau sampai ke pemerintah pusat harus bersenergi untuk membangun pulau Rupat sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional. (rhu/rec)

SHARE:
beritaTerkait
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan
Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting
Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru
komentar
beritaTerbaru