Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
SIAK HULU, kabarmelayu.com - Masih terngiang dibenak kita ivent tahunan pacu Perahu Naga di Desa Wisata Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu. Ya, ivent tahunan ini kini tinggal kenangan, sebab ivent yang digelar setiap momen hari kemerdekaan RI itu tak pernah digelar lagi sejak tahun 2009 lalu.
Hal ini disampaikan Kepala Desa Buluh Cina Muhammad Ralis kepada wartawan, Jumat (2/9) saat menerima kunjungan tokoh masyarakat Kampar, H Khairuddin Siregar ke Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu.
Menurut Ralis, ivent wisata yang dulu pernah masuk kalender wisata Kabupaten Kampar ini tak digelar lagi sejak 2009 silam karena tidak adanya biaya penyelenggaraan. Hal ini juga disebabkan tidak adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kampar maupun dukungan dari masyarakat. Sehingga ivent ini hampir hilang dari ingatan masyarakat Kabupaten Kampar. Padahal dahulu mampu menarik animo masyarakat menyaksikan lomba perahu naga ini.
Baca Juga:
“Salah satu alasan mengapa Desa kami ini (Buluh Cina, red) disebut Desa Wisata adalah karena adanya ivent tahunan lomba pacu Perahu Naga ini. Tapi sekarang ivent itu sudah tak pernah digelar lagi, tentunya citra desa kami sebagai desa wisata sudah sedikit luntur,” beber Ralis.
Khairuddin Siregar selaku tokoh masyarakat Kabupaten Kampar merasa prihatin dengan kondisi tersebut, Ia menilai bahwa sektor pariwisata mesti digenjot untuk menyiasati pemotongan sejumlah dana dari Pemerintah Pusat.
Baca Juga:
“Kita mestinya tetap menjaga pergelaran pacu Perahu Naga di Desa Wisata Buluh Cina ini. Ivent ini merupakan salah satu ivent wisata yang paling ditunggu oleh masyarakat sebelum ivent ini hilang dari kalender pariwisata Kabupaten Kampar,” Ucapnya.
Sebagai masyarakat, Khairuddin Siregar menghimbau semua pihak baik pemerintah, DPRD serta seluruh masyarakat untuk bersama-sama berupaya agar ivent semacam ini tetap bisa diselenggarakan sebagai upaya menghidupkan ivent pariwisata tahunan di Kabupaten Kampar agar sektor pariwisata tetap terus menggeliat terkhusus di Desa Buluh Cina dan secara umum di Kabupaten Kampar.
“Saya siap mendukung secara moril dan materil ivent ini, kita hidupkan kembali, Karena semua pihak termasuk saya harus berkontribusi dalam mendongkrak sektor pariwisata Kampar semampu kita agar tetap menggeliat”, tegas Khairuddin.(sy)
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri