Polsek Kandis Intensifkan Pendampingan Petani, Dukung Ketahanan Pangan Nasional di Jambai Makmur
Polsek Kandis Intensifkan Pendampingan Petani, Dukung Ketahanan Pangan Nasional di Jambai Makmur
TNI/Polri
Acara ini merupakan kolaborasi The Lead Institute Universitas Paramadina dengan Maha Indonesia, Pray Foundation, dan Pratita Foundation sebagai bagian dari rangkaian program Ramadhan 2026 "Cahaya Islam Lintas Benua".
Webinar diawali pembacaan tilawah oleh mahasiswa Filsafat Paramadina, Hasbin Najib, dan saritilawah, dipandu Mayasintha Fransiska, M.A., peneliti The Lead Institute Universitas Paramadina.
Baca Juga:
Ketua The Lead Institute, Dr. phil. Suratno Muchoeri, membuka diskusi dengan menekankan bahwa India adalah peradaban kuno yang eksis sejak 3000 SM.
Dalam paparannya, Suratno menjelaskan bahwa Islam masuk ke India secara damai melalui rute dagang di Pantai Malabar.
Baca Juga:
Peradaban Islam awal di Negeri Bharat ini dibuktikan dengan berdirinya Masjid Cheraman Juma di Kerala, yang diyakini dibangun pada 629 Masehi, setahun sebelum Rasulullah membebaskan Mekah yang dikenal sebagai peristiwa Fathul Makkah.
Peradaban Islam kemudian berkembang pesat melalui era Delhi Sultanate (1206) hingga Kekaisaran Mughal yang mencapai masa keemasan dalam arsitektur dan toleransi beragama di bawah kaisar seperti Jalaluddin Akbar.
Lebih lanjut, Suratno membedah tantangan sistemik yang dihadapi Muslim India saat ini, termasuk rendahnya representasi politik di parlemen yang hanya mencapai 5 persen.
Dia juga membantah adanya konspirasi "Population Jihad" dengan memaparkan data bahwa tingkat kesuburan Muslim di India justru mengalami penurunan tercepat, dari 4,41 menjadi 2,36.
Narasumber utama, Farha Naaz Mansoorie, seorang kandidat PhD bidang nanoteknologi di IIT Roorkee, berbagi pengalaman personalnya menjalani Ramadan di negeri berjuta dewa itu.
"Puasa tahun ini lebih enak karena terjadi pada musim dingin," kata Farha.
Farha berbagi pengalamannya sebagai siswa Muslim di India, menjelaskan bahwa Ramadhan tidak secara begitu memengaruhi jadwal kegiatannya sambil terus bersekolah dan bekerja di laboratorium sambil berpuasa.
Dia mencatat tantangan merasa kesepian jauh dari keluarga selama Ramadan, tetapi menemukan kenyamanan berpuasa lewat kegiatan di masjid kampus.
"Kita ada masjid kampus, jadi engga sepi puasanya karena ada bukber sama mahasiswa lainnya dari berbagai negara. Kita ngobrol tentang puasa di negara masing-masing, termasuk pengalaman teman di Indonesia," tuturnya.
Ia juga menceritakan bagaimana komunitas Muslim di kampus membangun resiliensi sosial selama bulan Ramadan melalui kegiatan masjid yang inklusif bagi siswa internasional.
Farha menekankan bahwa di lembaga pendidikan bergengsi tempatnya bernaung, ia tidak pernah menghadapi diskriminasi karena identitas agama atau jilbab yang dikenakannya.
"Pendidikan adalah kunci untuk membangun posisi yang kuat dalam masyarakat dan mengatasi ekstremisme," ujar Farha.
Diskusi juga menyentuh aspek budaya populer dan keseharian, seperti pengaruh aktor Bollywood terhadap masyarakat serta klarifikasi mengenai konsumsi daging di India.
Farha menjelaskan bahwa meskipun daging sapi dilarang di banyak wilayah karena sentimen keagamaan Hindu, daging kerbau umumnya menjadi alternatif yang dikonsumsi oleh komunitas Muslim.
"Kalau makanan halal gampang, dan kalau masalah daging sapi ini memang kadang isunya besar dan memantik konflik, jadi alternatifnya kita ganti dengan daging kerbau," pungkas Farha.(rief)
Polsek Kandis Intensifkan Pendampingan Petani, Dukung Ketahanan Pangan Nasional di Jambai Makmur
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI dari Fraksi PKS DPR RI, Dr. Syahrul Aidi Maazat, mengecam ker
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah mengantongi izin resmi dari Pemerintah Pusat untuk melantik ratusan p
Pemerintahan
kabarmelayu.com,JAKARTA Persatuan Wartawan Indonesia mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat dan menahan rombongan misi keman
Sosial
Polsek Bangko Pusako Sita Sabu 43,3 Gram dan Ratusan Amunisi Kaliber Berbeda
Hukrim
kabarmelayu.com,INHIL Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Indragiri Hilir resmi melayangkan surat permohonan Rapat Dengar
Pendidikan
kabarmelayu.com,INHIL Polemik penguasaan lahan yang masuk dalam kawasan sitaan Satgas PKH di wilayah Ilog eks PT Agroraya Gematran di De
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Komitmen Polda Riau dalam menumpas mafia lingkungan, tak mainmain. Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskr
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau menyambut baik terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Tanah Ulayat dan Pemanfaatan
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus melakukan penertiban terhadap pengatu
Pemerintahan