Rabu, 22 April 2026 WIB

Panglima: Revisi UU TNI Berdasarkan Prinsip Demokrasi dan Supremasi Sipil

Redaksi - Jumat, 18 April 2025 01:00 WIB
Panglima: Revisi UU TNI Berdasarkan Prinsip Demokrasi dan Supremasi Sipil
Upacara Bendera 17-an yang diikuti Prajurit dan PNS TNI di lingkungan Mabes TNI di Lapangan B3 Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.(Foto: Puspen TNI)
kabarmelayu.comJAKARTA - Dinamika lingkungan strategis menuntut TNI untuk selalu beradaptasi dan semakin profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai komponen utama pertahanan negara. Sehingga pemerintah merasa perlu untuk mengambil langkah konkret dalam menjawab dinamika tersebut melalui proses Revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam amanatnya yang dibacakan oleh Pa Sahli Tk-III Bid. Banusia Panglima TNI Mayjen TNI (Mar) Suherlan pada saat pelaksanaan Upacara Bendera 17-an yang diikuti Prajurit dan PNS TNI di lingkungan Mabes TNI, bertempat di Lapangan B3 Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Kamis(17/4/2025).

Panglima TNI menyampaikan, revisi UU TNI disusun dengan tetap berpegang pada prinsip supremasi sipil dan prinsip demokrasi, serta berlandaskan hukum yang berlaku.

"Revisi ini tetap berpegang pada prinsip supremasi sipil dan disusun berdasarkan prinsip demokrasi serta hukum yang berlaku dan juga memberikan kejelasan batasan kewenangan prajurit aktif dalam menduduki jabatan sipil sehingga tidak perlu ada kekhawatiran yang berlebihan," jelasnya.

Baca Juga:

Panglima TNI menekankan kepada seluruh prajurit dan PNS di lingkungan TNI untuk senantiasa menjaga integritas dan citra positif institusi di mata masyarakat. Segenap prajurit dan PNS TNI harus memiliki integritas dan menjaga citra institusi TNI di mata masyarakat.

"Hal itu dapat diimplementasikan melalui ketaatan pada aturan dan nilai-nilai etika, untuk membangun citra positif sebagai komponen utama pertahanan negara," tegas panglima.

Baca Juga:

TNI akan terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif dengan tetap memegang teguh nilai-nilai luhur seperti Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI dengan terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan sebagai landasan moral pengabdian, perkuat soliditas dan sinergi dengan berbagai komponen bangsa serta instansi lainnya guna mendukung program-program pembangunan negara.

Puspen TNI

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Satgas Swasembada Ungkap Ladang Ratusan Batang Ganja di Pegunungan Bintang
Kunker  ke Yonif  132/Bima Sakti,  Anggota Komisi I DPR RI Dorong TNI Makin Dekat dengan Rakyat
Praka Farizal Gugur Saat Salat Isya Karena Terkena Mortir Israel
Penghargaan Pengabdian, Panglima TNI Umrohkan Ratusan Prajurit dan ASN
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang Tewaskan Prajurit TNI
Silaturahmi Ulama dan Umara di Kediaman Ustadz Anton Susanto, Menjaga Keutuhan Bangsa
komentar
beritaTerbaru