Greenpeace Bentangkan Spanduk Raksasa di Bundaran HI: Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah
kabarmelayu.com,JAKARTA Organisasi masyarakat yang fokus kepada isu lingkungan, Greenpeace, membentangkan spanduk berukuran besar di Monum
Peristiwa
Lomba layang-layang ini merupakan permainan tradisional turun temurun masyarakat Melayu Kabupaten Bengkalis. perlombaan ini sangat berpengaruh pada kondisi angin dan cuaca disaat bertanding.
Permainan anak Negeri dibuka oleh Bupati Bengkalis Kasmarni diwakili Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Johansyah Syafri, Ahad pagi, 21 Juli 2024 di lapangan Tugu Bengkalis.
Baca Juga:
Johansyah menyampaikan agar permainan tradisional ini jangan hilang ditelan zaman dan tidak ada generasi penerusnya.
"Jangan sampai berbagai potensi permainan rakyat yang kita miliki bak "ditelan zaman" dan hanya dimainkan oleh orang-orang tua ketika acara tertentu saja," kata Johansyah.
Baca Juga:
Selain itu Johansyah juga mengajak kepada masyarakat agar mengenal kembali kepada anak sebagai generasi penerus tentang permainan tradisional.
"Mari kembali kita bersama mengenalkan kepada anak-anak tentang permainan tradisional," ajaknya.
Dikatakan orang nomor satu di Negeri Junjungan ini menjadi keprihatinan bersama, sehingga butuh kerja keras bagi semua pihak untuk mengangkat dan memperkenalkan permainan rakyat di kehidupan modern saat ini, imbuhnya.
Saat di lokasi Ketua Panitia perlombaan layang-layang Saiful Afwan memberi arahan dan aturan perlombaan.
Hal senada juga disampaikan Saiful Afwan Agar permainan layang-layang ini akan selalu dimainkan oleh anak-anak sekolah maupun masyarakat Bengkalis guna sebagai generasi penerus yang membuat permainan layang-layang ini menjadi permainan tradisional sampai akhir zaman.
Perlombaan ini diikuti oleh 50 peserta tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) Kecamatan Bengkalis dan Kecamatan Bantan, dimana pada perlombaan layang-layang dimulai dari tingkat SMP dan dilanjut ke tingkat SMA.
Perlombaan layang-layang ini akan dinilai panitia dari segi lenggok, goyang, dekorasi dan skill permainan (tangkap layang ditangan).
Dalam waktu yang sama ada tiga perlombaan permainan anak negeri yang dilaksanakan Pemkab Bengkalis dengan berbeda lokasi, di lapangan Tugu Bengkalis perlombaan congklak, di lapangan futsal Kelapapati Laut perlombaan gasing, dan di lapangan pasir Andam Dewi perlombaan layang-layang.(inf/her)
kabarmelayu.com,JAKARTA Organisasi masyarakat yang fokus kepada isu lingkungan, Greenpeace, membentangkan spanduk berukuran besar di Monum
Peristiwa
kabarmelayu.com,BENGKALIS Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, menyambut kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau I Dewa Gede Wira
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, memimpin Rapat Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan Bulan September Tahun Anggar
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, mengingatkan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah pusat diminta mengembalikan alokasi dana transfer ke daerah secara proporsional bagi daerah penghasil
Parlemen
Sambut 75 Tahun Humas Polri, Polda Riau Gelar Aksi Donor Darah, Wujud Nyata Bersama Masyarakat
Sosial
Antisipasi Unjuk Rasa, Kapolda Riau Tekankan Pengamanan Humanis dan Profesional
Hukrim
UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota melaksanakan Gelar Karya (Bazar) Tema Kewirausahaan, Se
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kapolda Riau Irjen Pol. Arman Achdiat, S.I.K., M.Si mengajak Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) bersinergi dalam me
Budaya
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru mencatat sebanyak 13.850 warga terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Aku
Kesehatan