Kamis, 23 Juli 2026 WIB

Simposium Siak Pusat Kebudayaan Melayu, Bukti Akar Budaya Melayu Terjaga di Siak

Redaksi - Rabu, 11 Februari 2026 15:30 WIB
Simposium Siak Pusat Kebudayaan Melayu, Bukti Akar Budaya Melayu Terjaga di Siak
Bupati Siak Afni Zulkifli saat Simposium Siak Pusat Kebudayaan Melayu.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comSIAK - Pemerintah Kabupaten Siak bersama Perhimpunan Keluarga Siak Riau (PKSR) menggelar simposium Siak Sebagai Pusat Kebudayaan Melayu. Kegiatan ini sebagai bukti nyata akar budaya Melayu di Siak masih hidup dan berkembang.

"Ini bukan sekedar pertemuan ilmiah, melainkan bukti nyata bahwa akar budaya melayu di Siak masih hidup dan berkembang dengan pesat dijaga oleh kita semuanya," ucap Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli saat memberi sambutan di Balairung Datuk Empat Suku Komplek Rumah Rakyat, Selasa.

Sejak masa Kesultanan Siak Sri Indrapura pada abad ke-17, Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah, di masa itu Istana Siak menjadi loka karya bagi pengembangan bahasa Melayu yang kaya dengan kiasan dan makna, serta rumah bagi berbagai bentuk kesenian yang menghibur sekaligus mendidik.

Baca Juga:

Hal ini menjadi bukti bahwa Siak bukan hanya menyimpan budaya, melainkan menjadikannya sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas Melayu yang menunjukkan bahwa budaya Melayu di sini selalu terbuka dan menghargai keberagaman.

"Itu benar-benar akan terjaga sampai berbilang zaman. Apa yang tidak diwariskan Siak kepada Riau, dan apa yang tidak diwariskan Siak kepada Indonesia, kita adalah bagian yang tidak terpisahkan dari republik ini" ujarnya.

Baca Juga:

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli, menyampaikan apresiasi kepada Perhimpunan Keluarga Siak Riau bersama Pemerintah Kabupaten Siak yang telah menggagas, menyelenggarakan simposium secara serius, terencana dan berorientasi jangka panjang.

"Siak kami posisikan sebagai simpul utama pengembangan kebudayaan melayu dan pariwisata berbasis sejarah, yang terintegrasi dengan ekonomi kreatif dan pendidikan kebudayaan. Bukan hanya karena sejarah kesultanannya tetapi karena kelengkapan unsur peradabannya, adat, tata kelola, bahasa, sastra dan nilai keagamaan" ucapnya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Lantik Pengurus KTNA Siak, Bupati Afni Tegaskan Pemda Siap Dampingi Petani dan Nelayan
Lantik Pengurus KTNA Siak, Bupati Afni Tegaskan Pemda Siap Dampingi Petani dan Nelayan
Bupati Afni Masuk Potret Ekspedisi 22 Sosok Reset Indonesia
Total Rp41 M, Pemkab Siak Bayar Gaji ke-13 dari APBD
Pembangunan Balai Adat, Persukuan Melayu Datuok Majolelo Pulau Belimbing Gelar Syukuran
Susuri Pesisir Siak, Afni Bawa Seragam Gratis dan Pesan tentang Masa Depan
komentar
beritaTerbaru