Kamis, 02 Juli 2026 WIB

Bengkalis Masih Kekurangan Beras 39.170 Ton Setiap Tahun

Harijal - Minggu, 18 Desember 2016 16:02 WIB
Bengkalis Masih Kekurangan Beras 39.170 Ton Setiap Tahun
goriau.com
Bupati Bengkalis diwakili Staf Ahli bidang Kemasyarakatan, Haholongan menghadiri panen padi musim tanam 2016 di Desa Mentayan, Kecamatan Bantan, Minggu (18/12/2016).

BENGKALIS, kabarmelayu.com -Petani merupakan garis terdepan ketahanan pangan, sehingga para petani layak dijuluki pahlawan pangan sejati, karena berkat kerja keras dan pengorbanan para petani membuat kita semua bisa makan dan sehat.

Demikian disampaikan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin diwakili Staf Ahli bidang Kemasyarakatan, Haholongan saat menghadiri panen padi musim tanam 2016 di Desa Mentayan, Kecamatan Bantan, Minggu (18/12/2016).

Oleh sebab itu, Bupati memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para petani khususnya Desa Mentayan, umumnya petani di Kabupaten Bengkalis yang tetap bertahan menjadi petani padi.

Baca Juga:

"Sebab, ada kecenderungan dari sebagian petani kita, mulai mengalihfungsikan lahannya menjadi perkebunan sawit maupun karet" ujarnya.

Dikatakan Haholongan, saat membacakan sambutan tertulis Bupati Amril, bahwa kebutuhan beras untuk Kabupaten Bengkalis sebanyak 56.031 ton setiap tahun. Sedangkan jumlah produksi beras yang dihasilkan petani baru sekitar 16.861 ton setiap tahun.

Baca Juga:

"Ini artinya, kita masih kekurangan beras sebanyak 39.170 ton. Akibatnya untuk memenuhi kebutuhan tersebut, kita harus mengimpor atau mendatangkan besar dari daerah lain," ungkapnya.

Kondisi tersebut, imbuhnya, tentunya merupakan sebuah tantangan besar dan sekaligus peluang pagi kita semua, untuk meningkatkan hasil produksi padi di daerah ini. Meskipun belum sepenuh kita bisa memenuhi kebutuhan beras di Kabupaten Bengkalis, namun dengan tekad dan usaha keras, setiap tahunnya kita harus berupaya untuk memperkecil jumlah impor beras dari luar daerah.

Dijelaskannya, untuk meningkatkan hasil produksi padi, Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau maupun Pemerintah Pusat, tetap konsisten mengalokasikan dana peningkatan produksi padi dan program pembinaan. Seperti, memberikan bantuan benih padi, pupuk, pestisida, perbaikan jalan usaha tani, perbaikan jaringan irigasi dan alat mesin pertanian.

"Selain itu, Pemerintah juga melakukan sistem upaya meningkatkan produksi padi melalui sistim pertanaman padi jajar legowo (Jarwo), seperti yang dilakukan di hamparan lahan padi seluas 200 hektar di Desa Mentayan Kecamatan Bantan ini" ungkapnya lagi.

Apresiasi kepada petani di wilayah berjuluk Negeri Junjungan karena tidak mengalihfungsikan lahan juga disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Riau, Askardiya R Patrianov, bahkan dirinya mengharapkan Bengkalis menjadi lumbung padi di Pantai Timur Sumatera.

"Kami sangat bangga dengan para petani di Kabupaten Bengkalis karena tidak mengalihfungsikan lahan dan menerapkan sistim Jarwo yang mencapai 80 persen. Semoga hal ini dapat dipertahankan atau bahkan dapat ditingkatkan lagi sehingga menjadikan Bengkalis sebagai lumbung padi di Pantai Timur Sumatera," harapnya.

Selain Haholongan dan Askardiya R Patrianov, panen padi ini juga dihadiri perwakilan Balai Besar Peramalan Organisme Penggangu Tumbuhan selaku Penanggung Jawab Upsus Pajale Riau, Elwidar Is, Kasdim 0303/Bengkalis Mayor Inf Ricad Harisab, Danramil 01/Bengkalis Mayor Inf Irwan, Sekretaris Camat Bantan, H Jundi Mustari dan sejumlah pejabat teras lingkup Pemkab Bengkalis.

 

 


(goriau.com)

SHARE:
beritaTerkait
PPPK Pemprov Riau Kini Bebas Pemotongan Zakat Profesi
Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Sekda Siak: Polri Garda Terdepan Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah.
Gencarkan Promosi, Kementrian Pariwisata Turut Sukseskan Event Bakar Tongkang
Sempena HUT Bhayangkara ke-80, SMSI Riau: Polri Harus Semakin Profesional dan Humanis
Rapat Pansus Daerah Kepulauan, Hendry Munief Soroti Pesisir Riau, Dorong Anggaran Afirmatif
Tak Hanya Suap Jabatan, Bupati Kuansing juga Diduga Terlibat Kasus Pelepasan Kawasan Hutan
komentar
beritaTerbaru