Riau 69 Tahun: Kaya Sumber Daya, Miskin Tata Kelola?
Kalau hendak mencari muara,Jangan lupakan hulu sungainya.Kalau hendak membangun Riau tercinta,Benahi dahulu tata kelolanyaOleh Edi BasriH
Opini
Dwi mengatakan sudah ada pergeseran tentang bagaimana para pelaku migas global melihat Indonesia. Menurutnya, kebijakan pemerintah memuluskan situasi tersebut. Pun ketika ditemukan giant discovery yang membuat adanya kegiatan eksplorasi. Ia mencontohkan bagaimana Exxon Mobil Indonesia akhirnya melakukan pengeboran setelah beberapa tahun sempat terhenti.
Ke depan, ia optimistis Industri Hulu Migas Indonesia akan semakin menarik. Terutama di sektor gas. Pasalnya, gas bakal jadi sesuatu yang diandalkan di kehidupan mendatang, dalam kaitan dengan transisi energi.
Baca Juga:
"Mereka merubah bahwa Futurenya itu adalah gas. Mereka sudah enggak ada ngejar minyak saja, tapi termasuk yang poros gas. Hingga sekarang Indonesia sudah nomor satu di Asia tenggara, untuk investasi di oil and gas juga udah nomor satu. Itu membawa, apa namanya yang kita nyataka, sekarang Indonesia sudah kembali kepada perhatian dunia untuk eksplorasi," kata Dwi, di Bojonegoro, Jumat (9/8/2024).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arifin Tasrif juga memiliki pemikiran positif terkait produksi gas nasional. Pemerintah menargetkan pada 2030 produksi gas nasional mencapai 12.000 juta standar kaki kubik per hari (MMscfd) atau 12 BCFD pada 2030.
Baca Juga:
"Di sektor gas kita cukup optimistis capaian ini bisa dicapai dengan adanya penemuan sumur-sumur besar baru," ujar Arifin juga di Bojonegoro.
Menteri ESDM menyinggung adanya potensi cadangan gas besar di Selat Makassar, blok Andaman, proyek di lapangan abadi Masela, dan sebagainya. Ada proses eksplorasi yang bisa terus menaikkan produksi gas. "Sehingga 12 BCFD itu bisa tercapai, tantangan yang kita miliki di sektor minyak," kata Arifin.
Pekan lalu, ia memaparkan data produksi gas dalam beberapa tahun terakhir. Relatif stabil dengan prospek yang lebih baik ke depannya. Apa penyebabnya?
"Dalam dua tahun terakhir, ditemukan prospek gas dari WK south Andaman 2 dan North Ganal," ujar Menteri ESDM.
Arifin menerangkan, produktivitas gas juga sempat mengalami penurunan. Sekarang ada tren kenaikan. Data Kementerian ESDM menunjukkan pada 2020, produksi gas 6,656 BCFD. Pada 2021 6,668 BCFD. Pada 2022, turun ke angka 6,490 BCFD. Lalu pada 2023, naik lagi ke angka 6,630 BCFD. Teranyar hingga Juni 2024, produktivitas gas tanah air telah mencapai angka 6,635 BCFD.
Ia menegaskan, gas menjadi andalan dalam transisi energi. Pemanfaatan gas domestik sekitar 68 persen, dan kini semakin meningkat. Produktivitas gas dari WK-WK, bisa mengurangi impor LPG dan produk bahan bakar.
Republika
Kalau hendak mencari muara,Jangan lupakan hulu sungainya.Kalau hendak membangun Riau tercinta,Benahi dahulu tata kelolanyaOleh Edi BasriH
Opini
kabarmelayu.com,INHIL Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan Apel Peringatan Hari Jadi ke69 Provinsi Riau Tahun 2026 y
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memberikan penghargaan kepada kabupaten kota dalam rangkaian kegiatan peringa
Pemerintahan
Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Hadir di Panipahan, Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
Sosial
Dari Perkebunan Petani Jambai Makmur, Polsek Kandis Kembangkan Swasembada Pangan Nasional
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sungai Guntung Hilir, Inhu, Riau, masih dalam penanganan tim Manggala Ag
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU H. Amran Tambi resmi menakhodai Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Provinsi Ri
Opini
kabarmelayu.com,KAMPAR Seorang pria yang awalnya akan diamankan berkaitan dengan tindak pidana kehutanan, ternyata menyimpan puluhan butir
Hukrim
Jalan Sepanjang 5 Kilometer yang Membelah HSM Rimbang Baling Diduga Didanai Residivis Perambahan Hutan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pengembangan hilirisasi industri kelapa sawit harus dibarengi penguatan ekosistem dari hulu hingga hilir. Hiliri
Ekbis