PT Oscar Investama dan Ketua Koperasi Diduga Bermain, Skema Bagi Hasil Diubah Sepihak
kabarmelayu.com,INHIL Minimnya transparansi memicu dugaan permainan gelap dalam kemitraan Koperasi Produsen Sejahtera Bersama dengan PT Os
Peristiwa
BAGANSIAPIAPI, kabarmelayu.com - Belasan penenun Rohil di bawah binaan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (Disperindagsar) Rohil terus berkarya meskipun pada bulan Ramadan. Kegiatan difokuskan di salah satu ruangan Kantor Disperindagsar, Jalan Utama, Selasa (30/5) pagi.
Berbagai aneka Tenunan baik Kain, Tempat Tisu, Tepak dan aksesoris-aksesoris terus diproduksi untuk dipamerkan dalam berbagai kesempatan. Bahkan juga rencananya akan ditampilkan dalam Stand Bazar Ritual Bakar Tongkang nantinya.
Sekda Rohil Drs H Surya Arfan MSi bersama Kadisperindagsar H Sukma Afalah meninjau tempat para penenun dan pembuat aksesoris pada pagi itu, dan mengaku salut dengan semangat mereka yang tiada pudar.
Baca Juga:
"Jadi aktifitas ini berlangsung setiap hari, bahkan sampai bulan puasa ini para penenun kita tetap berproduksi," kata Sekda.
Ia meminta agar hasil olahan tangan-tangan penenun ini bisa lebih digencarkan pemasarannya. Apalagi memang selalu laris baik barang yang disewakan maupun yang dijual.
Baca Juga:
"Harga bervariasi untuk kotak tisu sedang seharga 85 ribu sedangkan kain untuk meja dengan motif menarik seharga 300 ribu," kata Sekda.
Sekda menyarankan agar selain bentuk norma agar berbagai kerajinan bisa dibuat bentuk agak kecil sehingga harganya bisa ditekan dan menambah minat para pembeli.
"Buat tempat tisu yang agak kecil jadi bisa di bawah 50 ribu harganya, kain meja juga bisa agak dirampingkan jadi bisa harganya agak murah," saran Sekda.
Selama ini, tenunan pengrajin ini banyak disewakan dan uangnya menjadi salah satu sektor pendapatan daerah. Meskipun jumlahnya belum begitu besar, namun Disperindagsar Rohil sudah memberikan kontribusi kepada daerah secara bertahap.
"Tak menutup kemungkinan nantinya bisa menjadi besar. Makanya kita harus gencar melakukan berbagai promosi sehingga tenunan kita yang menarik ini bisa disukai semua kalangan," tegasnya.
Kepada pengelola hotel dan wisma di Rohil juga diminta untuk memakai produk tangan dingin para penenun tersebut sekaligus bisa dipromosikan kepada tamu-tamu yang datang.
Kadisperindagsar Rohil, H Sukma Afalah mengatakan tenunan bukan mesin ini memakai tangan dan alat sederhana. Sementara untuk yang memakai mesin dipusatkan di Pasar Pelita.
"Ini khusus yang pakai tangan, kalau yang pakai nesin di Blok-Blok di Pasar Pelita," kata Sukma.(dw)
kabarmelayu.com,INHIL Minimnya transparansi memicu dugaan permainan gelap dalam kemitraan Koperasi Produsen Sejahtera Bersama dengan PT Os
Peristiwa
kabarmelayu.com,INHIL Terkait anjloknya harga kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), tidak cukup diselesaikan hanya dengan intervens
Ekbis
kabarmelayu.com,PEKANBARU Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Riau I, Dr. Syahrul Aidi Maazat, meminta pemerintah segera melakukan int
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, S.E., M.T., menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijria
Muslim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau mewaspadai sebaran asap yang bergerak dari wilayah sela
Lingkungan
KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab Gelar Penyuluhan TOGA, PHBS dan Gizi Bersama PKK Desa Senama Nenek
Article
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hingga malam tadi, Sabtu (22/8/2026), pulau Sumatera terpantau terdapat 1589 titik panas (hotspot). Angka ini ja
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kegiatan LTII Kwartir Ranting Binawidya resmi dibuka oleh Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru y
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau melarang penerbangan drone di sekitar area pemadaman ke
Lingkungan