Kamis, 02 Juli 2026 WIB

OJK Promosikan Pasar Modal Syariah Kepada Pengurus dan Kader Muhamadiyah

Harijal - Jumat, 23 September 2016 20:43 WIB
OJK Promosikan Pasar Modal Syariah Kepada Pengurus dan Kader Muhamadiyah

JAKARTA, kabarmelayu.com - OJK bekerjasama dengan pengurus pusat Muhammadiyah menyelenggarakan kegiatan knowledge sharing mengenai pasar modal syariah kepada pengurus dan kader Muhammadiyah di Kantor Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalamn Menteng Raya Jakarta, Kamis (22/9).

Kegiatan yang dihadiri oleh 150 peserta tersebut bertujuan untuk mengenalkan peran pasar modal syariah bagi pengembangan Muhammadiyah baik dari sebagai sumber pendanaan maupun sebagai sarana investasi.

Muhammadiyah sebagai organisasi masyarakat keagamaan memiliki andil yang signifikan dalam pengembangan sosial kemasyarakatan dan ekonomi Indonesia. Muhammadiyah memiliki 22.561 unit amal usaha yang terdiri dari institusi pendidikan, rumah sakit, serta institusi sosial keagamaan.

Baca Juga:

Keberadaan amal usaha tersebut perlu dikembangkan untuk menjadi semakin besar dan jumlahnya meningkat, serta memiliki kualitas yang semakin baik. Pengembangan tersebut memerlukan pendanaan yang dapat diperoleh melalui penerbitan instrumen pasar modal syariah.

Instrumen yang dapat dimanfaatkan antara lain sukuk, reksadana pendapatan tetap, reksadana syariah berbasis sukuk, efek beragun aset syariah, maupun dana investasi real estat syariah. Penerbitan instrumen pasar modal syariah tersebut dapat menyasar warga Muhammadiyah sendiri ataupun masyarakat luas sebagai calon investor.

Baca Juga:

Dengan demikian, secara bersamaan Muhammadiyah dapat memperoleh pendanaan dan warga Muhammadiyah juga dapat memanfaatkan pasar modal syariah sebagai sarana investasi.

Guna membahas potensi pasar modal syariah tersebut dilaksanakan kegiatan sosialisasi yang terdiri dari 2 (dua) sesi talkshow untuk membahas peran pasar modal syariah secara komprehensif. Adapun narasumber berasal dari OJK, PP Muhammadiyah, PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Danareksa Investment Management, dan PT BNI Securities.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inisiasi awal bagi Muhammadiyah untuk dapat memanfaatkan pasar modal syariah sebagai sarana pendanaan dan investasi. Selanjutnya, Muhammadiyah dapat mengidentifikasi tantangan, rencana aksi, serta mekanisme penerbitan atau jenis instrumen yang sesuai dengan Muhammadiyah.(rls)

SHARE:
beritaTerkait
PPPK Pemprov Riau Kini Bebas Pemotongan Zakat Profesi
Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Sekda Siak: Polri Garda Terdepan Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah.
Gencarkan Promosi, Kementrian Pariwisata Turut Sukseskan Event Bakar Tongkang
Sempena HUT Bhayangkara ke-80, SMSI Riau: Polri Harus Semakin Profesional dan Humanis
Rapat Pansus Daerah Kepulauan, Hendry Munief Soroti Pesisir Riau, Dorong Anggaran Afirmatif
Tak Hanya Suap Jabatan, Bupati Kuansing juga Diduga Terlibat Kasus Pelepasan Kawasan Hutan
komentar
beritaTerbaru