Kamis, 02 Juli 2026 WIB
Dikelola Pertamina

Working Interest Blok Kampar Tetap Diperjuangkan

Harijal - Kamis, 05 November 2015 18:52 WIB
Working Interest Blok Kampar Tetap Diperjuangkan
internet
Ilustrasi

Kabar Melayu (PELALAWAN) - Pasca diserahkannya pengelolaan Blok Kampar yang terletak di dua daerah kabupaten, Pelalawan dan Inhu kepada Pertamina, perjuangan Kabupaten Pelalawan lebih difokuskan kepada porsi koridor wilayah working interest dengan besaran minimal 51 persen. Pertamina dituntut menggandeng Pemerintah Kabupaten sebagai mitra pengelola.

Juru bicara Forum Masyarakat Pelalawan Merebut Blok Kampar (FMPMBK), Tengku Zulmizan F Assagaff, SE, Ak menyebutkan,  guna merealisasikan bentuk perjuangan tersebut, maka berbagai langkah harus secepatnya dilakukan.

"Agar Pemkab Pelalawan sesegera mungkin melakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait, seperti SKK Migas dan Dirut Pertamina. Ini harus cepat dilakukan, selagi penandatanganan keputusan pengelolaan Blok Kampar masih baru," ungkapnya.

Baca Juga:

Kepada pihak Pemkab Inhu, diharapkan agar duduk bersama dengan Pemkab Pelalawan untuk menyusun strategi perjuangan. Menurut Zulmizan, harus ada pernyataan sikap dari Pemkab Inhu dan Pelalawan untuk menguntungkan daerah bersama. Peran Pemprov Riau untuk menfasilitasi dan memediasi Pemkab Pelalawan dan Pemkab Inhu juga sangat diharapkan.

Saat ini, Zulmizan menjelaskan, Kabupaten Pelalawan akan berada di bargaining position guna memperjuangkan porsi bagi daerah.

Baca Juga:

"Komitmen Pertamina sangat dituntut untuk membimbing dan membina daerah, agar ke depannya Blok Kampar bisa dikelola oleh Daerah. Paling penting juga komitmen Pertamina dalam membangun negeri Pelalawan," tandasnya.(rec)

SHARE:
beritaTerkait
PPPK Pemprov Riau Kini Bebas Pemotongan Zakat Profesi
Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Sekda Siak: Polri Garda Terdepan Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah.
Gencarkan Promosi, Kementrian Pariwisata Turut Sukseskan Event Bakar Tongkang
Sempena HUT Bhayangkara ke-80, SMSI Riau: Polri Harus Semakin Profesional dan Humanis
Rapat Pansus Daerah Kepulauan, Hendry Munief Soroti Pesisir Riau, Dorong Anggaran Afirmatif
Tak Hanya Suap Jabatan, Bupati Kuansing juga Diduga Terlibat Kasus Pelepasan Kawasan Hutan
komentar
beritaTerbaru