Senin, 26 Oktober 2026 WIB
Dikelola Pertamina

Working Interest Blok Kampar Tetap Diperjuangkan

Harijal - Kamis, 05 November 2015 18:52 WIB
Working Interest Blok Kampar Tetap Diperjuangkan
internet
Ilustrasi

Kabar Melayu (PELALAWAN) - Pasca diserahkannya pengelolaan Blok Kampar yang terletak di dua daerah kabupaten, Pelalawan dan Inhu kepada Pertamina, perjuangan Kabupaten Pelalawan lebih difokuskan kepada porsi koridor wilayah working interest dengan besaran minimal 51 persen. Pertamina dituntut menggandeng Pemerintah Kabupaten sebagai mitra pengelola.

Juru bicara Forum Masyarakat Pelalawan Merebut Blok Kampar (FMPMBK), Tengku Zulmizan F Assagaff, SE, Ak menyebutkan,  guna merealisasikan bentuk perjuangan tersebut, maka berbagai langkah harus secepatnya dilakukan.

"Agar Pemkab Pelalawan sesegera mungkin melakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait, seperti SKK Migas dan Dirut Pertamina. Ini harus cepat dilakukan, selagi penandatanganan keputusan pengelolaan Blok Kampar masih baru," ungkapnya.

Baca Juga:

Kepada pihak Pemkab Inhu, diharapkan agar duduk bersama dengan Pemkab Pelalawan untuk menyusun strategi perjuangan. Menurut Zulmizan, harus ada pernyataan sikap dari Pemkab Inhu dan Pelalawan untuk menguntungkan daerah bersama. Peran Pemprov Riau untuk menfasilitasi dan memediasi Pemkab Pelalawan dan Pemkab Inhu juga sangat diharapkan.

Saat ini, Zulmizan menjelaskan, Kabupaten Pelalawan akan berada di bargaining position guna memperjuangkan porsi bagi daerah.

Baca Juga:

"Komitmen Pertamina sangat dituntut untuk membimbing dan membina daerah, agar ke depannya Blok Kampar bisa dikelola oleh Daerah. Paling penting juga komitmen Pertamina dalam membangun negeri Pelalawan," tandasnya.(rec)

SHARE:
beritaTerkait
10 Nama Calon Pimpinan Baznas Riau Diserahkan ke Gubernur
Operasi Patuh LK 2026 Dimulai, Ini Sasaran Polresta Pekanbaru
Tingkatkan Kesadaran Lalu Lintas, Polda Riau Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
Korban Penganiayaan Disomasi oleh Advokat Terduga Penganiaya
Dolfie Rompas Minta Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Klarifikasi Isu Pertemuan dengan Dubes Singapura
komentar
beritaTerbaru