Senin, 04 Mei 2026 WIB

Buronan Thailand Paling Dicari Ditangkap di Indonesia

Redaksi - Minggu, 02 Juni 2024 19:59 WIB
Buronan Thailand Paling Dicari Ditangkap di Indonesia
Kabareskrim Polri Komjen Pol Wahyu Widada sata memberikan keterangan.(Foto: Ist)
JAKARTA - Tim gabungan Divisi Hubungan Internasional Polri, Polda Sumatera Utara dan Polda Bali menangkap buronan paling dicari di Thailand bernama Tongduang Chaowalit alias Pang Nardone. Diketahui bahwa Tongduang berada di Indonesia atau tepatnya di Medan.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Wahyu Widada mengatakan, Tongduang telah ditetapkan otoritas Thailand sebagai pelaku berbagai kejahatan termasuk Narkotika. Terakhir yang bersangkutan melarikan diri dari penjara usai melakukan penembakan terhadap anggota Kepolisian Thailand.

"Kemudian yang bersangkutan melarikan diri hingga tertangkap di Bali berkat kerja sama antar Kepolisian Thailand dan Polri," kata Wahyu di Mabes Polri, Jakarta, Minggu (2/6/2024).

Baca Juga:

Wahyu menuturkan, tim gabungan Polri yang terdiri dari Divhubinter Polri, Ditreskrimum Polda Sumut dan Ditreskrimum Polda Bali dipimpin Kabag Kejahatan Internasional Kombes Pol Audie Latuheru menangkap pelaku dalam jangka waktu kurang dari seminggu, yaitu Sabtu, 25 Mei sampai dengan 31 Mei 2024.

Adapun kronologi pengejaran dan penangkapan yaitu sejak Sabtu, 25 Mei 2024 team gabungan melakukan kegiatan penyelidikan dengan koordinasi kewilayahan dan pencarian selama 3 hari di Medan. Namun pelaku diketahui telah berada di Bali.

Baca Juga:

Selanjutnya, semua data hasil penyelidikan di medan segera disampaikan ke tim Ditreskrimum Polda Bali yang dipimpin Kombes Pol Yanri Paran Simarmata untuk dikembangkan. Kemudian tim Hubinter dan tim Medan yaitu Kombes Pol Sumaryono dan AKBP Bayu selaku Kasubdit Jatanras segera berangkat ke Denpasar Bali untuk bergabung dengan tim Bali.

"Dari hasil pengumpulan dan pengembangan data dan informasi diketahui bahwa tersangka selama berada di Indonesia telah berusaha menyembunyikan identitasnya dengan membuat Identitas Palsu dengan KTP atas nama Sulaiman warga Dusun Simpang Kelurahan Paya Naden, Kecamata Madat, Aceh Timur," katanya.

Untuk memuluskan penyamarannya, tersangka berusaha untuk tidak berbicara dengan orang yang dijumpainya karena tersangka tidak dapat berbahasa Indonesia maupun Inggris.


Editor
: Andi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polda Riau Tegaskan Penerimaan Akpol 2026 Tanpa Pungutan, Ini Jadwalnya!
Kasatresnarkoba Polresta Pekanbaru Dicopot, Polda Riau Bantah Isu Tangkap Lepas
Gugur Saat Pengamanan Malam Idul Fitri 1447 H, Aiptu Apendra Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari Kapolri
Asrama Polisi Pekanbaru Terbakar Lagi, 5 Rumah Dilaporkan Ludes
Polres Inhil Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 untuk Pelayanan Idul Fitri 1447 H
Propam Polda Selidiki Dugaan Penganiayaan Bocah oleh Oknum Polisi di Pekanbaru
komentar
beritaTerbaru