Update Gempa NTT: 47 Meninggal, Lebih dari 5.000 Orang Mengungsi
kabarmelayu.com,JAKARTA Gempa bumi magnitudo 7,7 di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu 15 Agustus 2026, hingga saat ini tercatat me
Peristiwa
Orang tua korban, Yusman, kepada riaueditor.com, Ahad (3/8/2025) mengeluhkan lambannya pihak Polres dalam menangani kasus yang diduga dilakukan oleh YG dan HR itu. Padahal pihaknya telah melapor pada 16 April 2025 lalu.
Dituturkan, akibat pengeroyokan tersebut, anaknya mengalami lebam di wajah, mata bengkak, bibir pecah, bengkak di bagian belakang kepala. Bahkan saat diantar ke rumah sakit Jonaris, korban dalam keadaan tak sadarkan diri.
Baca Juga:
"Saya cuma mau ada kejelasan hukum, kenapa laporan saya tidak ditanggapi, padahal sudah 5 bulan berlalu atau sejak 16 April 2025 hingga sekarang," ungkap Yusman.
Yusman mengaku, keluarga korban sudah berulang kali dipanggil dan diminta keterangan. Keluarga korban juga telah menanyakan perkembangan kasus ini. Penyidik saat itu menjawab sedang di proses.
Baca Juga:
"Anehnya tersangka dan keluarga santai saja seolah tidak ada masalah," tukas Yusman.
Maka itu, menurut Yusman tidak salah jika masyarakat awam berfikir ada sesuatu yang tak beres di balik kasus ini. Wajar jika masyarakat menduga masih ada oknum polisi tidak bekerja profesional.
Sebelumnya, kejadian berawal dari perselisihan di salah satu warung di Teluk Kuantan. Singkat cerita ketika korban hendak sama-sama mau pulang dengan pelaku dari warung, terjadi perselisihan dengan salah seorang pelaku pengeroyokan, HR. Saat itu baju korban ditarik yang menyebabkan korban luka pada bagian lutut.
Korban yang merasa terluka, membela diri dan memukul HR tepat pada bagian wajah. Namun saat itu keduanya sudah didamaikan oleh pemilik warung.
Tidak puas dengan perdamaian yang disepakati, HR menghubungi temannya, YG. Keduanya sepakat menunggu korban saat melintas di depan Masjid Alhamdi (dekat rumah mantan Bupati Kuansing Mursini) Teluk Kuantan. Di lokasi inilah terjadi pengeroyokan terhadap korban.
"Hingga saat ini laporan kami belum ada kejelasan," lanjut Yusman lagi.
Sementara itu, di pihak Polres Kuansing yang diolkonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Ahilton hingga berita ditayangkan belum memberikan jawaban.(RA)
kabarmelayu.com,JAKARTA Gempa bumi magnitudo 7,7 di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu 15 Agustus 2026, hingga saat ini tercatat me
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Arifa Rahma Maulydha, putri asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terpilih mewakili Provinsi Riau sebagai angg
Pemerintahan
Semangat Kemerdekaan Warnai Karnaval Budaya, Puluhan Sekolah Unjuk Kreativitas di Rumah Rakyat
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Komitmen Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Indragiri Hilir menghadirkan pelayanan pertanahan yang ringkas, sigap
Sosial
kabarmelayu.com,ROHIL Persidangan perkara perdata No. 53/Pdt.G/2026/PN.Rhl di Pengadilan Negeri (PN) Rokan Hilir (Rohil) mengenai sengketa
Hukrim
Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tembus Kuala Selat, 500 Hektare Mangrove Disiapkan Lawan Abrasi
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA TNI mengerahkan personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk membantu masyarakat terdampak gempa
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang memberikan perhatia
Parlemen
kabarmelayu.com,JAKARTA Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pukul 04
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho meluruskan informasi polemik Hak Guna Bangunan (HGB) di kawasan Sukaramai Trad
Pemerintahan