Sekolah Rakyat Kuansing Rampung Tahun Ini
kabarmelayu.comPEKANBARU Hingga saat ini, Provinsi Riau telah memiliki tiga Sekolah Rakyat yang sudah beroperasi. Dua sekolah berada di Ko
Pendidikan
Lima calon PMI tersebut terdiri dari empat perempuan dan satu laki-laki. Mereka ditemukan oleh petugas gabungan di Wisma Amira, Jalan M. Husni Thamrin, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai.
Wisma tersebut diduga kuat menjadi lokasi penampungan sementara oleh jaringan pelaku perdagangan orang sebelum para korban diselundupkan ke luar negeri.
Baca Juga:
Kepala Balai Pelayanan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau, Fanny Wahyu Kurniawan menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan keluarga salah satu korban.
Keluarga korban tersebut mencurigai adanya penipuan terkait tawaran pekerjaan ke luar negeri yang diterima korban.
Baca Juga:
Menindaklanjuti itu, tim BP3MI Riau dan Wasendak yang sedang menjalankan kegiatan pengawasan di Kota Dumai, segera berkoordinasi dengan kepolisian. Tim gabungan langsung bergerak cepat menuju lokasi yang dilaporkan.
Setibanya di Wisma Amira, petugas menemukan lima Calon PMI tersebut sedang berada di dua kamar yang telah disiapkan oleh sindikat pelaku. Tak lama berselang, seorang terduga pelaku bernama Rohim berhasil diamankan di lokasi saat sedang mengantarkan makanan untuk para korban yang ditampung.
Hasil pemeriksaan awal, Rohim mengaku menjalankan perintah dari seseorang bernama Amel yang kini telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh kepolisian.
"Para sendiri mengaku dijanjikan pekerjaan di Kamboja dengan iming-iming gaji fantastis sebesar Rp13 juta per bulan. dan akan diberangkatkan melalui Malaysia menggunakan jalur ilegal," kata Fanny Sabtu (13/12/2025).
Tindakan cepat ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada warga negara dari praktik penempatan pekerja migran ilegal dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Seluruh calon PMI beserta terduga pelaku langsung diamankan di Satuan Polisi Air Polres Dumai untuk pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
"Pada malam hari setelah proses pemeriksaan awal selesai, seluruh korban diserahterimakan kepada BP3MI Riau melalui P4MI Dumai," jelasnya.
Korban akan menjalani proses pendataan, pendampingan, dan difasilitasi pemulangannya ke daerah asal masing-masing. BP3MI Riau juga memastikan para korban mendapatkan perlindungan dan pemulihan sebelum kembali berkumpul dengan keluarga.
BP3MI Riau mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran kerja ke luar negeri yang menjanjikan gaji besar namun tanpa menggunakan prosedur resmi.
"Masyarakat juga diimbau untuk segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi penempatan ilegal atau tindak pidana perdagangan orang guna mencegah korban lebih lanjut," tukasnya.
kabarmelayu.comPEKANBARU Hingga saat ini, Provinsi Riau telah memiliki tiga Sekolah Rakyat yang sudah beroperasi. Dua sekolah berada di Ko
Pendidikan
Anggota Koramil 032105/RM lakukan Pendampingan Tanaman Kacang Panjang
TNI/Polri
kabarmelayu.comJAKARTA Pengurus Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau mendukung upaya anggota DPR RI Hendry Munief MBA untuk mempe
Parlemen
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau merespons aksi penolakan rencana relokasi warga eks Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) ke w
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Warga Desa Limau Manis, RT 01, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dikejutkan kemunculan seekor
Peristiwa
kabarmelayu.comPEKANBARU Tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum),
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pesan terakhir yang diduga ditulis SH, seorang karyawan kafe di Kota Pekanbaru, viral media sosial usai karyawan
Peristiwa
Anggota DPRD Provinsi Riau Daerah Pemilihan (Dapil) Indragiri Hilir (Inhil), Samsuri Daris, mendorong Pemerintah Provinsi Riau a
Parlemen
kabarmelayu.comPEKANBARU Seorang nenek bernama Salasiah (65) menjadi korban serangan buaya saat sedang mencuci di sungai belakang rumahnya,
Peristiwa
kabarmelayu.comPEKANBARU Sebanyak 304.717 orang warga di Kota Pekanbaru bisa berobat cukup dengan KTP di fasilitas kesehatan. Mereka adala
Kesehatan