Sabtu, 15 Agustus 2026 WIB

Kabur Usai Ambil Brondolan, Warga Inhu Ditemukan Tewas Tergeletak di Perkebunan Sawit

Redaksi - Rabu, 17 Desember 2025 15:51 WIB
Kabur Usai Ambil Brondolan, Warga Inhu Ditemukan Tewas Tergeletak di Perkebunan Sawit
Korban tewas tergeletak usai kabur saat ambil berondolan di perkebunan sawit.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comINHU - Warga Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) bernama Hotlan Panggabean, ditemukan tewas usai mengambil berondolan sawit di Kecamatan Batang Gansal, Selasa (16/12/2025).

Peristiwa terjadi sekitar pukul 08.30 WIB di kebun sawit RT 012 RW 004 Dusun Air Hitam, Desa Talang Lakat, Kecamatan Batang Gansal. Saat itu beberapa saksi melihat korban dan dua rekannya menggendong karung berisi berondolan sawit di kebun miik Relyyta Ginting. Saat dipanggil, ketiganya justru melarikan diri

Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar, melalui Kasi Humas Aiptu Misran, menjelaskan, dari ketiga orang tersebut, Hotlan Pangabean terlihat menjatuhkan karung berondolan lalu berlari ke arah semak-semak untuk bersembunyi.

Baca Juga:

Para saksi sempat berusaha memanggil korban, namun tidak mendapat respons. Saat dilakukan penelusuran, korban ditemukan tergeletak di semak-semak kebun kelapa sawit.

"Para saksi melihat tiga orang menggendong karung berisi berondolan sawit. Saat dipanggil, ketiganya justru melarikan diri," ujar Misran, Rabu (17/12/2025).

Baca Juga:

Saat dilakukan pencarian ke dalam semak-semak, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.

"Korban kemudian dilaporkan ke aparat desa dan Polsek Batang Gansal untuk dilakukan pengecekan TKP dan pemasangan garis polisi," lanjut Misran.

Hasil pemeriksaan awal dan visum luar oleh dokter Puskesmas Batang Gansal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sat Reskrim Polres Inhu bersama Tim Inafis juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit asam lambung dan kebiasaan mengonsumsi minuman tuak," jelas Misran.

Pihak keluarga telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan resmi.

Polisi memastikan kasus ini ditangani sesuai prosedur dan tidak ditemukan unsur tindak pidana.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Laka Tunggal di Flyover Imam Munandar Pekanbaru, Remaja Tewas di TKP
Hilirisasi Sawit Harus Dibarengi Penguatan Ekosistem Hulu hingga Hilir
Akibat Puntung Rokok, 5 Hektare Kebun Sawit di Inhu Terbakar
Pria Ditangkap Usai Bakar Lahan di Kerumutan untuk Kebun Sawit
Kelompok Tani Kesepakatan Bersama Tegaskan Penugasan Pengelolaan Lahan Eks Ationg Legal, Bantah Narasi Penolakan
Sengketa Lahan Sawit Koperasi JMB Simpang Kanan Mengonfrontasi Argumen Hukum di PN Rokan Hilir
komentar
beritaTerbaru