Kades Buluh Nipis Disorot, Berbagai Persoalan Tata Kelola Pemerintahan Desa Mencuat
kabarmelayu.com,KAMPAR Sikap Kepala Desa (Kades) Buluh Nipis, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, kembali menjadi sorotan. Jika sebelum
Peristiwa
Uang tersebut diduga dikumpulkan oleh Bupati Kuansing Suhardiman Amby dari 914 petani yang tergabung dalam Koperasi Unit Desa (KUD). Uang tersebut sempat ditukarkan dalam mata uang Singapura atau SGD.
"Uang SGD itulah yang kemudian diduga diberikan Pak Bupati kepada Pak Menteri Kehutanan," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (8/7/2026), demikian dikutip dari republika.co.id.
Baca Juga:
KPK mencurigai, uang dari para petani itu menyangkut pelepasan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) seluas 1.828 hektare.
"Adanya dugaan penerimaan oleh bupati yang berasal dari para petani yang merupakan anggota KUD, untuk pengurusan izin pelepasan kawasan hutan," ucap Budi.
Baca Juga:
Soal penerimaan amplop tersebut sudah diakui oleh Menhut Raja Juli Antoni. Apalagi Raja Juli akhirnya melapor ke KPK pada pekan lalu. KPK tengah mengusut mengenai amplop itu.
"Hal itu juga kemudian telah dikonfirmasi oleh Pak Menteri melalui konpers, bahkan disampaikan secara detail timelinenya, kapan penerimaan itu dilakukan, kapan kemudian dikembalikan," ujar Budi.
KPK bakal menelaah keterangan yang sudah didapat dan alat bukti lain. KPK pun berencana menguak proses penyerahan amplop itu lewat para saksi yang mengetahuinya.
"Nanti butuh bukti-bukti lain untuk menambah bukti awal yang sudah didapatkan dalam proses penyelidikan ataupun penyidikan di perkara Kuansing ini. Termasuk nanti detail uangnya berapa, pecahannya apa saja, maksud dan tujuan dari pemberian uang oleh Pak bupati kepada Pak menteri ini untuk apa," ujar Budi.
Sebelumnya, KPK mengungkapkan Menteri Kehutanan (Menhut) sekaligus politisi PSI Raja Juli Antoni sudah melaporkan penolakan gratifikasi pada Jumat (3/7/2026). Laporan itu menyangkut upaya pemberian gratifikasi dari Bupati Kuansing Suhardiman Amby.
SuhardimanAmby sendiri kini telah ditahan KPK bersama Sekdakab Zulkarnain dan seorang pihak swasta terkait dengan kasus suap jabatan.
Dari penyelidikan yang dilakukan tim KPK di Kuansing terkait suap jabatan beberapa waktu lalu, ditemukan pula indikasi dugaan suap pelepasan kawasan hutan.
kabarmelayu.com,KAMPAR Sikap Kepala Desa (Kades) Buluh Nipis, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, kembali menjadi sorotan. Jika sebelum
Peristiwa
kabarmelayu.com,INHIL Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Program dan Lintas Sektor dal
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menghadiri Gelar Kesiapan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di SPN
Pemerintahan
kabarmelayu.com,DUMAI Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan 80 unit Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Provinsi Riau, Sela
Pemerintahan
kabarmelayu.com,JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan, amplop yang diberikan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardi
Hukrim
kabarmelayu.com,RIAU Komitmen kuat untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan sehat dari ancaman narkotika terus digalakkan oleh j
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim SAR gabungan menemukan satu korban tenggelamnya kapal pompong di Pelabuhan Tanjung Buton, Desa Sungai Rawa,
Peristiwa
PUSARAN dinamika keterbukaan informasi di Provinsi Riau kembali memanas. Pada hari Senin, 6 Juli 2026, advokat Khaerul Ahmad selaku kuasa hu
Opini
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE., MT., meninjau sekaligus menyerahkan secara langsung bantuan kepada wa
Pemerintahan
kabarmelayu.com,RIAU Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porw
Sport