Senin, 07 September 2026 WIB

Antisipasi Kabut Asap,Diskes Riau Segera Surati Diskes Kabupaten dan Kota, Siagakan Tim EMT

Redaksi - Selasa, 17 Februari 2026 11:27 WIB
Antisipasi Kabut Asap,Diskes Riau Segera Surati Diskes Kabupaten dan Kota, Siagakan Tim EMT
Ilustrasi.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU – Pascaditetapkannya status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tingkat Provinsi Riau, Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau melakukan langkah antisipasi. Fokus utamanya memastikan seluruh infrastruktur kesehatan siap merespons potensi gangguan kesehatan akibat polusi asap yang muncul dari titik-titik api.

Kepala Dinas Kesehatan Riau, Zulkifli, mengatakan, pihaknya segera menyurati Dinas Kesehatan di seluruh kabupaten dan kota untuk mengonsolidasikan kekuatan. Salah satu langkah konkretnya instruksi untuk memastikan tim krisis di daerah dapat segera bergerak serta mengaktifkan Emergency Medical Team (EMT) guna penanganan darurat di lapangan.

Zulkifli menegaskan, Tim Krisis Provinsi akan terus melakukan pemantauan intensif terhadap daerah-daerah yang mulai terdampak kebakaran. Upaya ini dilakukan untuk menjamin ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) dan peralatan pendukung medis lainnya tetap terjaga dan dapat didistribusikan dengan cepat jika kondisi memburuk.

Baca Juga:

"Karena status darurat Karhutla sudah ditetapkan, kami ingin memastikan ketersediaan APD, masker, hingga oksigen konsentrat di seluruh daerah mencukupi. Jangan sampai ada daerah terdampak yang kekurangan stok saat terjadi penurunan kualitas udara," ujar Zulkifli dalam keterangannya, Selasa (17/2/2026).

Selain kesiapan logistik, Diskes Riau juga mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk mulai membatasi aktivitas di luar ruangan. Perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta warga yang memiliki riwayat penyakit asma atau gangguan paru-paru kronis agar tidak terpapar asap secara langsung.

Baca Juga:

Zulkifli juga mengingatkan pentingnya penggunaan masker berstandar medis atau tipe N95 bagi warga yang terpaksa beraktivitas di luar rumah. Masyarakat disarankan untuk menutup rapat pintu dan jendela hunian serta mengurangi ventilasi terbuka saat kabut asap mulai menyelimuti pemukiman guna menjaga kualitas udara di dalam ruangan.

Lebih lanjut, Kadiskes Riau menyarankan masyarakat untuk memperbanyak konsumsi air putih dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala klinis. Gejala yang perlu diwaspadai antara lain batuk, sesak napas, iritasi mata, tenggorokan sakit, hingga rasa pusing dan mual akibat paparan polutan.

Sebagai langkah preventif di sektor pendidikan dan perkantoran, instansi terkait diminta menyesuaikan seluruh kegiatan luar ruangan dengan kondisi kualitas udara terkini.

Zulkifli mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif mencegah kebakaran lahan sembari tetap disiplin menjaga kesehatan diri di tengah status siaga darurat ini.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Nakes Peduli Bagikan 4.000 Masker untuk Warga Pekanbaru
Plh Bupati Inhil Tekankan Kewaspadaan Karhutla
Perkuat Pencegahan, 44 Orang Jadi Tersangka Karhutla dari 41 Kasus di Riau
Lahan di Sungai Beringin TembilahanTerbakar, Tak Jauh dari Lokasi Pertama
Sumber Air Pemadaman Karhutla, Plh Bupati Yuliantini Tinjau Normalisasi Parit 18
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai dan Kapolda Riau Tinjau Pemadaman Karhutla di Sekitar TN Zamrud
komentar
beritaTerbaru