Perayaan HUT Ke -24 Kelenteng Huat Cu Kong Perawang Meriah
Perayaan HUT Ke 24 Kelenteng Huat Cu Kong Perawang Meriah
Sosial
Api dilaporkan aktif di sejumlah titik, tim gabungan di lapangan sementara ini berupaya melakukan pemadaman dan penyekatan.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, menyampaikan bahwa proses penanganan di Tanjung Kapal melibatkan kolaborasi lintas sektor.
Baca Juga:
"Lokasi kebakaran di Tanjung Kapal Rupat, api aktif masih ada, proses penyekatan dibantu alat berat, kerjasama yang baik Manggala Agni-Kepolisian-TNI-BPBD dan pihak perusahaan," terangnya.
Untuk memperkuat operasi di lapangan, tambahan personel Manggala Agni dari beberapa daerah juga akan segera diterjunkan pada hari berikutnya.
Baca Juga:
"Tambahan tim Manggala Agni besok akan masuk 1 tim dari Daops Siak, 1 tim dari Kota Jambi dan 1 tim dari Muara Tebo Jambi," kata Ferdian.
Selain pengerahan personel, upaya pemadaman juga diperkuat dengan penggunaan alat berat untuk membuat embung-embung air di sekitar lokasi sebagai sumber suplai pemadaman darat.
"Alat berat juga diarahkan untuk membuat embung-embung berjarak 50 meter untuk membantu pemadam darat maju memukul kepala api. Heli water bombing BNPB tadi juga membantu proses pemadaman," jelasnya.
Selain di Rupat, penanganan karhutla juga dilakukan di wilayah Sokoi Pelalawan yang saat ini memasuki tahap mopping up. Kondisi di lokasi sempat terbantu oleh hujan dengan intensitas ringan.
"Lokasi Sokoi mopping up terus dilakukan dan tadi terinfo sempat turun hujan intensitas ringan. Target kami besok bisa tuntas padam semua," ujarnya.
Sementara itu, di wilayah lain di Riau, seperti Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir, pemadaman masih terus dilakukan oleh Manggala Agni Daops Dumai bersama BPBD, TNI, dan Polri. Target penanganan lanjutan adalah memasuki tahap mopping up pada hari berikutnya.
Di wilayah Sungai Besar Pekaitan, Rohil, pemadaman juga masih berlangsung dengan kendala luasnya area terbakar serta kondisi angin kencang yang menyebabkan asap cukup pekat. Penguatan personel dari Daops Pekanbaru juga akan segera dikerahkan.
"Pemadaman di Sungai Besar Pekaitan, Rohil masih berlangsung sampai sore tadi. Kesulitan masih terjadi karena luas dan angin kencang di siang hari sehingga asap lumayan pekat. Besok akan masuk tambahan tim dari Daops Manggala Agni Pekanbaru menambah kekuatan satgas," kata Ferdian.
Ferdian menegaskan seluruh unsur gabungan terus bekerja di lapangan untuk menekan penyebaran karhutla di berbagai wilayah agar dapat segera terkendali.
Perayaan HUT Ke 24 Kelenteng Huat Cu Kong Perawang Meriah
Sosial
Polisi Geledah Rumah Oknum Pencuri Kotak Amal, Puluhan Barang Bukti Disita
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Polisi menemukan puluhan kotak amal yang telah dirusak di sebuah rumah di Jalan Thamrin, Kecamatan Sail, Pekanba
Hukrim
kabarmelayu.com,KUANSING Kelompok Tani 80 Sumber Berkah hari ini, Sabtu (5/9/2026) kembali memasuki dan menguasai secara fisik areal kebun
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengajukan penambahan kuo
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Suasana berbeda mewarnai aktivitas insan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan BPR Syariah (BPRS) seRiau. Tak ha
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Riau menggelar pelatihan public speaking bertema Berani Tampil & Men
TNI/Polri
kabarmelayu.com,ROHUL Polres Rokan Hulu (Rohul) bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Pengadilan Negeri (PN) Pasir Pangaraian, melaksana
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Luas lahan terbakar di Riau saat ini sudah mencapai 18.770 Hektare. Badan Penangulangan Bencana Daerah dan Pemad
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Angka hotspot (titik panas) di Provinsi Riau terus mengalami kenaikan signifikan dalam empat hari terakhir. Dari
Lingkungan