Seram! Harimau Tiba-tiba Lompat ke Motor Agus di Mengkapan Siak
kabarmelayu.com,SIAK Seorang pekerja sawit di Desa Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak, mengalami kejadian menyeramkan. Ketika
Peristiwa
Api dilaporkan aktif di sejumlah titik, tim gabungan di lapangan sementara ini berupaya melakukan pemadaman dan penyekatan.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, menyampaikan bahwa proses penanganan di Tanjung Kapal melibatkan kolaborasi lintas sektor.
Baca Juga:
"Lokasi kebakaran di Tanjung Kapal Rupat, api aktif masih ada, proses penyekatan dibantu alat berat, kerjasama yang baik Manggala Agni-Kepolisian-TNI-BPBD dan pihak perusahaan," terangnya.
Untuk memperkuat operasi di lapangan, tambahan personel Manggala Agni dari beberapa daerah juga akan segera diterjunkan pada hari berikutnya.
Baca Juga:
"Tambahan tim Manggala Agni besok akan masuk 1 tim dari Daops Siak, 1 tim dari Kota Jambi dan 1 tim dari Muara Tebo Jambi," kata Ferdian.
Selain pengerahan personel, upaya pemadaman juga diperkuat dengan penggunaan alat berat untuk membuat embung-embung air di sekitar lokasi sebagai sumber suplai pemadaman darat.
"Alat berat juga diarahkan untuk membuat embung-embung berjarak 50 meter untuk membantu pemadam darat maju memukul kepala api. Heli water bombing BNPB tadi juga membantu proses pemadaman," jelasnya.
Selain di Rupat, penanganan karhutla juga dilakukan di wilayah Sokoi Pelalawan yang saat ini memasuki tahap mopping up. Kondisi di lokasi sempat terbantu oleh hujan dengan intensitas ringan.
"Lokasi Sokoi mopping up terus dilakukan dan tadi terinfo sempat turun hujan intensitas ringan. Target kami besok bisa tuntas padam semua," ujarnya.
Sementara itu, di wilayah lain di Riau, seperti Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir, pemadaman masih terus dilakukan oleh Manggala Agni Daops Dumai bersama BPBD, TNI, dan Polri. Target penanganan lanjutan adalah memasuki tahap mopping up pada hari berikutnya.
Di wilayah Sungai Besar Pekaitan, Rohil, pemadaman juga masih berlangsung dengan kendala luasnya area terbakar serta kondisi angin kencang yang menyebabkan asap cukup pekat. Penguatan personel dari Daops Pekanbaru juga akan segera dikerahkan.
"Pemadaman di Sungai Besar Pekaitan, Rohil masih berlangsung sampai sore tadi. Kesulitan masih terjadi karena luas dan angin kencang di siang hari sehingga asap lumayan pekat. Besok akan masuk tambahan tim dari Daops Manggala Agni Pekanbaru menambah kekuatan satgas," kata Ferdian.
Ferdian menegaskan seluruh unsur gabungan terus bekerja di lapangan untuk menekan penyebaran karhutla di berbagai wilayah agar dapat segera terkendali.
kabarmelayu.com,SIAK Seorang pekerja sawit di Desa Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak, mengalami kejadian menyeramkan. Ketika
Peristiwa
Perkuat Penyelenggaraan Statistik, Pemkab Siak Dievaluasi oleh Tim BPS Pusat
Pemerintahan
Polri Hadir Bersama Petani, Swasembada Pangan Semakin Nyata di Kandis
TNI/Polri
Satu unit mobil Toyota Kijang Kapsul terbakar saat mengisi BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Ja
Peristiwa
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman yang diwakili oleh Asisten III Setda Inhil, H. Fadillah menghadiri Malam
Pemerintahan
kabarmelayu.com.INHIL Dalam Kunjungannya di Kecamatan Tanah Merah, Bupati Indragiri Hilir H. Herman, SE, MT bersama Anggota DPRD dari Dapi
Pemerintahan
kabarmelayu.com,JAKARTA Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menegaskan komitmen menjaga kehormatan dan martabat profesi war
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau telah mengeluarkan maklumat tentang Pencegahan dan P
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru Senin (20/7/2026) sore mengakibatkan genangan air di sejumlah ruas jal
Peristiwa
kabarmelayu.comPEKANBARU Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau memburu pelaku penikaman terhadap seorang anggota polisi
Hukrim