Musrenbang RKPD Riau 2027, DPRD: Tahun Depan Kembali Normal
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
PEKANBARU - Mengolah lahan gambut pastinya bukanlah hal mudah, itulah yang dirasakan Badri, Petani Gambut di Desa Buantan Lestari, Bunga Raya, Siak, Riau.
Badri tak menampik, jika sebelumnya warga memang membakar lahan untuk bertani. Namun setelah adanya pelatihan dari Sekolah Lapang Petani Gambut (SLPG) binaan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), sebelumnya BRG, dirinya merasakan betul perbedaan manfaat secara signifikan.
“Alhamdulillah setelah diaplikasikan dari pelatihan sangat memuaskan, diajarkan perlunya bakteri, unsur hara dan membuat pestisida nabati, itu sangat membantu meminimalkan pengeluaran untuk bertani,” ungkapnya.
Baca Juga:
Pupuk cair organik buatannya pun mampu membuat lahan pertaniannya tumbuh subur dengan hasil panen yang sangat memuaskan.
“Untuk sayuran sawi kemarin saya berhasil panen tiga kuintal sawi. Sementara untuk saat menanam padi saya sempat berhasil panen 7-8 ton. Perbandingan pupuk jauh banget ya, saya pakai organik, hama waktu itu banyak, tapi alhamdulillah punya saya bertahan hingga panen,” pungkas Badri.
Baca Juga:
Petani di desanya, kata Badri, sudah tidak ada lagi yang berani membakar lahan. Selain memang ada sanksi yang tegas dari pemerintah, dampak buruk yang ditimbulkan juga sangat berdampak pada kehidupan masyarakat.
“Buat para petani gambut di pedesaan, usahakan jangan mengolah lahan dengan cara membakar karena bisa merusak struktur tanah, salah satunya mikroba dan bakteri di lahan itu sendiri, apalagi di lahan gambut itu bakteri atau mikroba sangat tipis, jadi ketika dibakar banyak yang mati. Abu bekas pembakaran juga bisa merusak,” imbau Badri.
Kader SLPG asal Riau itu juga menyebarkan ilmunya kepada para petani dan sekolah maupun pesantren agar mereka bisa menjadi regenerasi petani gambut.
“Kegiatan ini sangat positif dan membantu masyarakat, khususnya petani muda untuk menjadi generasi penerus. Hidup di lahan gambut itu harus bangga karena kita orang-orang terpilih. Terimakasih untuk BRGM terhadap dukungannya kepada petani gambut,” ujar Badri. (MC)
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri
kabarmelayu.comPEKANBARU Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) Pimpinan Wilayah &039Aisyiyah (PW &039Aisyiyah) Riau sukses menyeleng
Parlemen
Kepsek SMAN Plus Riau Ingatkan Calon Peserta Didik Lulus SPMB Daftar Ulang Ulang 810 Mei 2026
Pendidikan
Tim Pelatnas Taekwondo Indonesia Sabet 4 Medali di British Taekwondo International Open 2026 Manchester, Inggris
Sport
kabarmelayu.comKAMPAR Bersempena musim haji q447 H tahun 2026 ini, Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kampar, Fahmil, S
Muslim
kabarmelayu.comPEKANBARU PSPS Pekanbaru berhasil membuat Sumsel United bertekuk lutut 20 pada laga kandang di Stadion Kaharuddin Nasution,
Sport
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau menyeleksi sapi bantuan Presiden untuk Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 M. Adapun 1
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Tindak kekerasan disertai pemerasan yang diduga melibatkandebt collector, terjadi di Pekanbaru, tepatnya di sebua
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Sebanyak 150 Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah kembali dideportasi dari Malaysia. Mereka dipulangkan deng
Peristiwa