Selasa, 21 April 2026 WIB

Jalan Rusak Sungai Keruh, Aktivitas Galian C di Desa Domo Kampar Kiri Resahkan Warga

Harijal - Jumat, 29 Maret 2024 21:36 WIB
Jalan Rusak Sungai Keruh, Aktivitas Galian C di Desa Domo Kampar Kiri Resahkan Warga
doni/RE

KAMPAR KIRI - Mengeliatnya usaha penambangan Galian C di wilayah hukum Kabupaten Kampar, khususnya di Kampar Kiri meresahkan warga karena berdampak buruk dan merusak lingkungan. Hal ini terlihat dengan keruhnya air sungai Subayang serta jalan raya desa Lipat Kain Selatan sampai perbatasan Desa Domo Gema Kampar Kiri Hulu yang hancur akibat angkutan penambangan.

Penegasan ini dituturkan beberapa warga masyarakat Kampar Kiri kepada riaueditor.com, Rabu (27/03/2024). Menurut Novri Efendi selaku Tokoh Pemuda Desa Kuntu Toeroba yang kesal dengan kegiatan galian c yang masih beraktifitas di desa Domo yang ada di Kecamatan Kampar Kiri. 

"Seharusnya instansi terkait pro aktif memantau serta mengawasi kegiatan yang dimaksud. Apakah ada izin atau tidak ada izin kegiatan tersebut sama saja ilegal, dan kalau memang ada izin instansi terkait perlu meninjau kembali untuk dicabut," ungkap Novri.

Baca Juga:

Dijelaskan Novri, aktifitas pertambangan sangat erat sekali hubungannya dengan rusaknya lingkungan dan juga akses jalan yang dilalui, hal ini harus ditindak lanjuti oleh instansi-instansi terkait yang ada di Kabupaten Kampar dan di Provinsi Riau.

Salah seorang tokoh agama di kecamatan Kampar Kiri yang tak mau disebutkan namanya, juga tak menampik, bahwa aktifitas galian c di wilayahnya sangat berdampak buruk terhadap lingkungan, khususnya sungai Subayang, jalan raya rakit gadang sampai perbatasan desa Gema Kampar Kiri Hulu yang menjadi hancur.

Baca Juga:

"Kami sangat berharap instansi terkait atau Pemerintah Kabupaten Kampar segera menindak pelaku-pelaku galian c yang diduga ilegal ini, khususnya yang beroperasi di Kampar Kiri," tukasnya.

Terpisah, awak media riaueditor.com mencoba mengkonfirmasi Dody Eka Putra, ST salah satu pemilik (owner) Galian C yang beroperasi di desa Domo Subangi, namun belum memberikan tanggapan atau pun komentar atas keresahan warga akibat keruhnya Sungai Subayang akhir-akhir ini.(Doni Piliang)

SHARE:
beritaTerkait
GWN Dorong UMKM Bergerak di CFD Bengkalis 2–3 Mei 2026
Tingkatkan Daya Saing, LSP Institut STIAMI Gelar Uji Kompetensi Skema Pengelolaan Sistem Pergudangan
Kodim 0301 dan BNNK Pekanbaru Perkuat Sinergi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba
UPT SMP Negeri 4 Siak Hulu Gelar Pentas Seni, Ruang Siswa Kembangkan Minat Bakat
Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
DPP LMR Kobarkan Semangat Marwah Melayu hingga ke Pelosok Negeri
komentar
beritaTerbaru