Jumat, 08 Mei 2026 WIB

Riau Waspada Banjir!

Redaksi - Selasa, 17 Desember 2024 20:31 WIB
Riau Waspada Banjir!
Ilustrasi.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi menetapkan Status Siaga Keadaan Darurat Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi (banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung) terhitung dari 5 Desember 2024 hingga 31 Januari 2025.

Penetapan status siaga tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Riau Nomor: 3718/XII/2024 tentang Status Siaga Keadaan Darurat Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Tahun 2024.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Provinsi Riau, M. Edy Afrizal, Selasa (17/12/2024) menyampaikan, SK penetapan status siaga darurat penanggulangan bencana hidrometeorologi sudah diteken oleh Pj Gubernur Riau.

Baca Juga:

"Dengan begitu, kita Riau resmi menetapkan status siaga bajir, tanah longsor, dan angin puting beliung," kata Edy Afrizal.

Penetapan status siaga tersebut menyusul tiga daerah yang menetapkan terlebih dahulu, yakni Rokan Hulu (Rohul), Indragiri Hulu (Inhu) dan Kepulauan Meranti

Baca Juga:

"Jadi berdasarkan hasil rapat koordinasi persiapan penetapan status keadaan darurat penanggulangan bencana hidrometeorologi Basah Provinsi Riau tanggal 4 Desember 2024, maka disepakati untuk menetapkan status siaga darurat penanganan bencana hidrometeorologi Provinsi Riau tahun 2024," ujarnya.

"Selain itu, penetapan status juga berdasarkan prakiraan cuaca dan iklim dari Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika, yang menyatakan bahwa musim hujan di Provinsi Riau masih terjadi pada bulan Desember dan Januari dengan curah hujan kategori menengah," tambahnya.

Dengan ditetapkan status siaga tersebut, maka pihaknya akan lebih mudah melakukan koordinasi dengan kabupaten kota jika sewaktu-waktu terjadi bencana.

A"Setelah penetapan status siaga ini, selanjutnya kami akan membentuk tim siaga guna untuk mengantisipasi hal-hal yang diinginkan," tutupnya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pekanbaru Masih Dibelit Persoalan Banjir, Ini Kata Wawako Markarius
Wujud Solidaritas Kebangsaan, TNI Bersama UAH Care Bangun Harapan Pasca Bencana Aceh
Sepanjang 900 Kilometer Drainase di Pekanbaru Dinormalisasi Tahun Ini
Data Sementara 9 Meninggal, 81 Hilang, 12 Drone Dikerahkan Cari Korban Longsor Bandung Barat
Pencarian Korban Bencana Sumut dan Sumbar Dihentikan, Aceh Berlanjut
Elevasi Waduk PLTA Koto Panjang Naik Tipis Malam Ini, di Hilir Terjadi Kenaikan Permukaan Air Sungai Kampar
komentar
beritaTerbaru