Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
Momen ini menjadi sorotan ketika rombongan berjalan kaki menyeberangi jembatan gantung menuju seberang sungai. Rombongan disambut ribuan masyarakat yang telah berkumpul sejak pagi.
Lambaian tangan dari masyarakat menjadi simbol dukungan terhadap langkah pemerintah dalam memerangi aktivitas tambang ilegal yang merusak lingkungan.
Baca Juga:
Apel gelar pasukan tersebut menjadi langkah awal upaya terpadu antara Pemprov Riau, Polda Riau, dan pemerintah kabupaten dalam menindak tegas aktivitas PETI yang kian marak. Operasi ini ditujukan untuk menghentikan kerusakan lingkungan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Gubernur Abdul Wahid menyampaikan pemerintah provinsi memberikan dukungan penuh terhadap penegakan hukum. Ia juga menyebut bahwa masalah PETI adalah persoalan bersama yang memerlukan penanganan jangka panjang, bukan hanya tindakan sesaat.
Baca Juga:
"Kita tidak bisa lagi menangani PETI secara sporadis. Diperlukan langkah terukur dan kolaboratif lintas lembaga," tegas Wahid.
Menurutnya, langkah ini penting untuk melindungi masyarakat sekaligus memulihkan alam Riau yang telah rusak akibat eksploitasi liar. Namun, ia juga menegaskan bahwa penegakan hukum saja tidak cukup. Pemerintah harus hadir dengan solusi ekonomi alternatif yang nyata dan berkelanjutan.
Masyarakat harus diberikan pilihan yang lebih baik, yang legal, yang ramah lingkungan, dan yang dapat meningkatkan kesejahteraan.
Operasi PETI 2025 menjadi bagian dari komitmen Riau dalam menjaga kelestarian lingkungan. Gubernur menyoroti konsep green policing yang diterapkan oleh Polda Riau sebagai pendekatan baru yang tidak hanya menindak pelanggar, tetapi juga mengedukasi masyarakat.
Wahid mengajak semua pihak untuk menjaga marwah daerah. "Riau tidak boleh dikenal karena tambang ilegal, tetapi karena keberanian kita menjaga alam dan hukum. Ini perjuangan kita bersama," pungkasnya.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon secara simbolis di sekitar lokasi sebagai bagian dari program green policing Polda Riau.
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri