Harga Kelapa di Inhil Anjlok Hingga Rp1.800 Per Kilogram, Pemprov Diminta Ambil Langkah
kabarmelayu.com,PEKANBARU Menyusul anjloknya harga kelapa tingkat petani di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) hingga menyentuh angka Rp1
Ekbis
Ujang Holisudin, Kepala Bidang Teknis Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau menyampaikan, awalnya pihak BBKSDA Riau berupaya menggabungkan kembali anak gajah dengan induk dan kelompoknya yang dilakukan oleh petugas WRU Balai Besar KSDA Riau, namun tidak
berhasil.
Anak gajah itu kemudian dievakuasi ke Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas Kabupaten Siak untuk memastikan satwa itu memperoleh asupan nutrisi dan perawatan yang intensif.
Baca Juga:
Selama tiga tiga hari di PLG Minas, anak gajah diberi asupan susu formula, namun tidak berhasil. Tim medis BBKSDA Riau berupaya untuk mendekatkan anak gajah tersebut ke indukan gajah lain di PLG Minas, namun indukan gajah lain itu menolak.
Upaya selanjutnya, dilakukan pemindahan anak gajah ke PLG Sebanga Kabupaten Bengkalis, dengan harapan memperoleh indukan asuh dari induk gajah yang baru melahirkan. Namun indukan gajah tersebut juga menolak, sehingga asupan nutrisi diupayakan diperoleh dari pemberian buah-buahan.
Baca Juga:
Selama itu, si anak gajah cenderung hiperaktif, sehingga dibuatkan kandang sementara untuk membatasi pergerakan dengan pengawasan intensif dari seorang dokter hewan dantiga orang mahout gajah.
Pada 8 April 2025, kondisinya menunjukkan penurunan kesehatan dan nafsu makan. Tim selanjutnya melakukan upaya penanganan dengan memberikan nutrisi berupa air gula dan elektrolit sampai dengan kondisi anak gajah mulai membaik.
Pada 10 April 2025, anak gajah tersebut kembali mengalami penurunan kondisi kesehatan dan kembali dilakukan perawatan intensif oleh tim medis BBKSDA Riau dengan memberikan cairan infus dan elektrolit.
Setelah dilakukan segala upaya perawatan secara intensif pada anak gajah tersebut, tim medis BBKSDA Riau menyatakan bahwa anak gajah tersebut tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan mati pada tanggal 11 April 2025 sekitar pukul 05.00 WIB.
"Tim medis BBKSDA Riau telah melakukan nekropsi terhadap bangkai anak gajah. Hasilnya menunjukkan bahwa penyebab kematian diduga karena adanya peradangan lambung dan usus," terang Ujang Holisudin, Selasa (12/8/2025).
Selanjutnya sampel bagian organ penting akan dikirimkan ke laboratorium untuk mengetahui diagnosa lebih lanjut penyebab kematian, termasuk kemungkinan dugaan adanya serangan dari virus Elephant Endothelial Herves Virus (EEHV).
kabarmelayu.com,PEKANBARU Menyusul anjloknya harga kelapa tingkat petani di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) hingga menyentuh angka Rp1
Ekbis
7 Kilogram Sabu Dikubur di Tanah dan Kebun Sawit, Ditresnarkoba Polda Riau Ringkus 3 Tersangka
Hukrim
Kapolsek Kandis Turun Bersama Petani, Rawat Tanaman untuk Menjaga Ketahanan Pangan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Keluhan warga Jalan Jati Jajar I, Kelurahan Sialangrampai, Kecamatan Kulim, terkait serangan lalat yang diduga
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pokja Kota Pekanbaru m
Pemerintahan
Viral Kasus Pelecehan Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerjasama Debt Colector
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama BUMD PT
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Konflik satwa liar dengan manusia melumpuhkan aktivitas warga di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Kemunculan harimau
Peristiwa
Siap Mengabdi kepada Bangsa dan Negara
TNI/Polri
HUT ke79 Kemnaker Jadi Momentum Perkuat Vokasi dan Transformasi Green Office
Pemerintahan