Senin, 06 Juli 2026 WIB

243 KK Dua Desa di Kemuning Inhil Terdampak Banjir

Redaksi - Selasa, 16 Desember 2025 14:22 WIB
243 KK Dua Desa di Kemuning Inhil Terdampak Banjir
Banjir yang melanda Desa Lubuk Besar dan Desa Limau Manis di Kecamatan Kemuning Kabupaten Inhil.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Banjir kembali melanda Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Luapan sungai akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir merendam dua desa dan berdampak pada ratusan kepala keluarga.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Provinsi Riau, Edy Afrizal mengatakan Desa Lubuk Besar dan Desa Limau Manis menjadi wilayah terdampak paling parah. Total sebanyak 243 kepala keluarga (KK) terdampak banjir.

"Tim BPBD Kabupaten Inhil sudah turun langsung ke lokasi sejak banjir terjadi untuk melakukan evakuasi dan pendataan warga," kata Edy, Senin (15/12/2025).

Baca Juga:

Di Desa Lubuk Besar, banjir merendam permukiman warga dan berdampak pada 188 KK. Sementara di Desa Limau Manis, genangan air mengganggu aktivitas 55 KK, dengan ketinggian air masuk hingga ke dalam rumah warga.

Seluruh warga terdampak telah dievakuasi. Namun, hingga saat ini belum didirikan posko pengungsian. Warga memilih mengungsi sementara ke rumah keluarga atau kerabat terdekat yang berada di lokasi lebih aman.

Baca Juga:

"Untuk sementara warga mengungsi mandiri ke rumah keluarga" jelasnya.
Banjir dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kecamatan Kemuning selama dua hari berturut-turut.

Akibatnya, debit air sungai meningkat tajam dan meluap ke permukiman serta sejumlah akses jalan warga.
Selain di Indragiri Hilir, BPBD Riau juga mengingatkan potensi banjir di wilayah lain. Sejumlah desa di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang berada di sepanjang bantaran Sungai Rokan disebut berpotensi terdampak seiring terus naiknya debit air sungai.

BPBD Riau mengimbau masyarakat di daerah rawan banjir agar tetap waspada, memantau perkembangan cuaca dan ketinggian air, serta segera melaporkan kondisi darurat kepada aparat setempat jika situasi memburuk.

"Kami terus memantau perkembangan di lapangan, terutama di wilayah-wilayah yang rawan banjir," tutur Edy.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sebagian Wilayah Riau Diprakirakan Hujan, Bengkalis, Dumai dan Rohil Waspada Gelombang
Korban Tewas Akibat Gempa Venezuela Sudah Hampir 1.000 Orang
Gelombang Kelvin dan Konvergensi Angin Tingkatkan Potensi Hujan di Riau
Longsor di Pasar Lama Enok, 4 Bangunan Terjun ke Sungai
Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah di Riau Hari Ini
Pekanbaru Status Siaga Darurat Bencana Karhutla
komentar
beritaTerbaru