Minggu, 14 Juni 2026 WIB

Penanganan TNTN Butuh Dukungan Bersama

Redaksi - Senin, 22 Desember 2025 21:40 WIB
Penanganan TNTN Butuh Dukungan Bersama
Ilustrasi.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU- Ketua DPRD Provinsi Riau Kaderismanto menegaskan, Pemerintah Provinsi Riau bersama Satuan tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah menempuh berbagai langkah dalam menangani persoalan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Mulai dari perbaikan tata kelola hingga pendekatan kepada masyarakat, seluruh proses disebut telah dijalankan secara bertahap.

Kaderismanto menyampaikan bahwa di tingkat daerah telah dibentuk Tim Percepatan Pemulihan Ekosistem (TP2E) TNTN sebagai wadah koordinasi lintas sektor.

Tim ini bertugas mengawal proses penyelesaian persoalan TNTN, termasuk pendekatan persuasif kepada masyarakat yang bermukim di dalam kawasan.

Baca Juga:

"Apa yang terjadi sebenarnya pada hari ini, mulai dari tata kelola sampai kita di daerah sudah membentuk TP2E TNTN dan langkah pendekatan, semua sudah dilakukan. Apa yang diharapkan masyarakat sudah kita lihat didepan mata, bahwa masyarakat butuh kepastian hukum," katanya di Ruang Rapat Melati Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Senin (22/12/2025).

Dijelaskan, aspirasi utama masyarakat kini semakin jelas, yakni kebutuhan akan kepastian hukum. Hal tersebut tercermin dari meningkatnya jumlah warga yang memilih mengikuti skema relokasi disiapkan pemerintah.

Baca Juga:

"Ini dibuktikan dengan sudah tiga ribu lebih kepala keluarga yang mendaftar relokasi. Artinya, masyarakat yang ingin hidup lebih baik jumlahnya besar," jelasnya.

Diungkapkan, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan adanya harapan terhadap skema penyelesaian yang ditawarkan. Namun, proses tersebut tetap memerlukan kehati-hatian mengingat tahapan yang panjang dan kompleks.

Kaderismanto menekankan pentingnya penyelarasan langkah antara pemerintah pusat dan daerah. Ia menambahkan bahwa seluruh pihak pada prinsipnya telah sepakat dengan arah kebijakan yang ditempuh, meski pelaksanaannya membutuhkan waktu.

"Kemudian, tentu memang ini harus diselaraskan dengan yang sudah kita jalankan di Provinsi Riau ini. Semua pihak sudah setuju, karena ini tahapannya begitu panjang," ungkapnya.

Diterangkan, melalui rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan kondisi riil di lapangan kepada pemerintah pusat. Ia berharap masukan dari daerah dapat menjadi catatan strategis bagi KemenHAM dalam menyampaikan laporan kepada DPR RI, khususnya Komisi XIII.

"Saya kira rapat ini jadi penting agar bisa menjadi catatan Pak Dirjen. Kami tentu di Provinsi Riau ini berharap ada dukungan agar memang semua hal yang kami hadapi mudah-mudahan dapat menjadi catatan yang tentu bisa dijelaskan oleh Pak Dirjen nanti bersama kawan-kawan DPR RI Komisi XIII," terangnya.

Lebih lanjut, Ketua DPRD Riau itu menegaskan bahwa dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar proses penyelesaian TNTN dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Ia juga berharap ketersediaan lahan relokasi dapat segera dipastikan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

"Artinya kami tentu minta dukungan. Semoga apa yang sudah dilakukan tim ke depan bekerja dengan cepat dan mudah-mudahan lahannya juga tersedia," pungkasnya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Momentum HUT Inhil Ke-61, Anggota DPRD Riau Ini Sebut Infrastruktur Keluhan Utama
Usai Lantik Ratusan Pejabat, Anggota DPRD Riau Samsuri Daris Desak Pemprov Gercep Realisasikan Pembangunan
Ketua Komisi I dan II DPRD Inhil Soroti Sikap Tertutup Kades Lubuk Besar Soal Data Lahan Warga
SF Hariyanto Tegaskan ASN Setwan Riau, Jangan Ada Lagi Masalah SPPD
Pemko dan DPRD Pekanbaru Setujui Ranperda PSPD Menjadi Perda
Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik, DPRD Riau: Langkah Maju, Tapi Belum Menyentuh Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru