Hari Kedua Pencarian, Warga Bandung yang Tenggelam di Sungai Kampar Belum Ditemukan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang warga Bandung yang dilaporkan tenggelam di Sungai Ka
Peristiwa
Piranha dianggap sebagai salah satu hewan paling mematikan di sungai Amazon. Namun tahukah kamu ternyata ada hewan yang dianggap paling mematikan di sungai Amazon yakni ikan remis emas.
Diketahui jika piranha hanya berbahaya bagi lingkungan bila debit air di habitat mereka berkurang dan menyebabkan persaingan ketat dalam hal makanan. Sementara remis emas mengancam keberadaan penghuni asli satu habitat, tak peduli bagaimana kondisi lingkungannya. Karena remis emas hanya tahu makan, tidur, dan bereproduksi.
Menurut sejumlah penelitian diketahui pula jika remis emas pertama kali mencapai Amerika pada tahun 1990-an dibawa oleh kapal Tiongkok. Namun populasinya membengkak dan menginvasi sungai Amazon dalam satu dekade terakhir.
Baca Juga:
Ahli biologi Brasil Marcela Uliano da Silva mencoba menyelamatkan sungai Amazon dan area sekitar dari invasi remis emas. Sebut saja, sejak remis emas menyumbat pipa pembangkit listrik di area tersebut, kerugiannya mencapai 250 juta rupiah per hari.
“Setiap hari aku merasa gelisah. Kesalahan sedikit saja dapat membuat semuanya kacau. Tapi aku harus berani mengambil risiko,” kata dia seperti dilansir dari Elite Readers, seperti yang dilansir dari Liputan6.com (6/6/2017).
Baca Juga:
Untuk memusnahkan hewan mematikan ini, Silva lebih memilih menggunakan rekayasa DNA dan menargetkan gen spesifik pada remis emas. Strateginya yakni menginjeksi RNA yang akan mematikan kemampuan bertahan pada gen remis emas.
Dengan adanya upaya ini, Silva berharap percobaannya ini dapat berjalan lancar dan bisa menyelamatkan lingkungan Amazon yang selama ini telah hancur karena keberadaan populasi tak terkendali remis emas tersebut.(inafeed)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang warga Bandung yang dilaporkan tenggelam di Sungai Ka
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini 1 (PD 1) tsunami pagi ini untuk
Lingkungan
DUNIA keimigrasian Indonesia kembali didera sorotan tajam menyusul mencuatnya serangkaian dugaan kasus pemerasan sistemik yang menyasar warg
Opini
kabarmelayu.com,INHIL Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dr. H. Udin Syafriudin, M. Kes, menanggapi pemberitaan da
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya pemberantasan peredaran narkotika terus digencarkan oleh Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru. Dala
Hukrim
kabarmelayu.com,INHIL Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir bergerak cepat menangani
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebagai bagian dari komitmen menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan dan memperkuat ketahanan iklim, Pemprov
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Kasus dugaan korupsi penyelewengan dana program digitalisasi desa yang melibatkan oknum kepala desa dan pihak ven
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya membangun ekosistem industri film nasional yang inklusif dan berdaya saing terus didorong melalui kolab
Parlemen
Kecelakaan Maut di Tol Permai, 5 Orang Tewas dan 5 Lainnya Lukaluka
Peristiwa