Polisi Bongkar Sindikat Pembuat dan Pengedar SIM Palsu di Riau, 8 Tersangka Diamankan
Polisi Bongkar Sindikat Pembuat dan Pengedar SIM Palsu di Riau, 8 Tersangka Diamankan
Hukrim
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhyiddin Junaidi meminta agar Menteri Agama Fachrul Razi lebih membaca banyak literatur yang benar terkait ajaran Islam.
Itu disampaikannya merespons pernyataan Fachrul soal radikalisme disusupkan lewat sosok berpenampilan baik (good looking) ke tengah masyarakat.
Menurut Muhyidin, dengan banyak baca literatur Islam, Fachrul bisa mencegah terjebak naskah yang diduga disiapkan pihak lain yang memiliki agenda terselubung di Indonesia ini.
Baca Juga:
"Menag harus banyak baca literatur yang benar, bukan ceramah yang disiapkan oleh pihak yang sengaja punya hidden agenda di negeri ini," kata Muhyiddin kepada CNNIndonesia.com, Jumat (4/9).
Lebih lanjut, Muhyiddin menegaskan tuduhan Fachrul itu tak berdasar dan menyakitkan bagi umat Islam di Indonesia. Ia menyatakan seharusnya Fachrul bisa melihat sudah banyak kontribusi umat Islam dalam memerdekakan bangsa Indonesia.
Baca Juga:
"MUI meminta agar Fachrul menarik semua tuduhannya yang tak mendasar karena itu sangat menyakitkan dan mencederai perasaan umat Islam," kata dia.
Bukan hanya itu, Muhyiddin pun mengaku heran Fachrul kerap kali mengambinghitamkan dan mendikotomikan umat Islam selama menjabat sebagai Menteri Agama.
Fachrul memang sosok yang cukup kontroversial dalam menyikapi radikalisme. Ia sempat menyatakan ingin membatasi penggunaan cadar dan celana cingkrang di instansi pemerintah beberapa waktu lalu.
Muhyiddin turut berpesan agar Fachrul tak boleh menggeneralisasi satu fenomena yang ditemukan di tengah-tengah masyarakat sebagai bentuk perilaku umat Islam pada umumnya.
"Ia sama sekali tak pernah menyinggung pengikut agama lain melakukan kerusakan bahkan menjadikan rumah ibadah sebagai tempat untuk mengkader para generasi anti-NKRI dan separatis radikalis yang jelas musuh bersama," kata Muhyiddin.
Sementara itu, dalam keterangannya, Dirjen Bina Masyarakat Islam, Kementerian Agama Kamaruddin Amin menjelaskan pernyataan Fachrul Razi soal penetrasi radikalisme lewat sosok 'good looking'.
"Pernyataan Menag soal `good looking` itu hanya ilustrasi," kata Kamaruddin dalam keterangan resminya, Jumat (4/9).
Lebih lanjut, Kamaruddin menegaskan pernyataan Fachrul itu tak memiliki tujuan untuk menuduh dan menyinggung pihak manapun.
(CNNIndonesia.com)
Polisi Bongkar Sindikat Pembuat dan Pengedar SIM Palsu di Riau, 8 Tersangka Diamankan
Hukrim
Bukan Sekadar Menangkap, Noki Loviko Imbau Masyarakat Bersama Cegah Penyalahgunaan Narkoba
Hukrim
kabarmelayu.com,SIAK Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak membongkar sindikat pemalsuan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang be
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jumlah hotspot (titik panas) di Riau terus bertambah. Pagi ini pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofis
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Republik Indonesia, M. Qodari, hadir sebagai narasumber utama dalam program sini
TNI/Polri
Oleh Wilson LalengkeDUGAAN skandal korupsi hebat kembali mengguncang institusi legislatif dan panggung politik nasional. Anggota DPR RI Fra
Opini
kabarmelayu.com,JAKARTA Ketua Badan Kerja Sama AntarParlemen (BKSAP) DPR RI Dr. Syahrul Aidi Maazat, Lc., M.A. mendorong Pemerintah Provi
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kualitas udara di wilayah Pekanbaru masih terpantau berada di indikator merah atau sangat tidak sehat. Siswa tin
Pendidikan
kabarmelayu.com,SIAK Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Siak masuk dalam kategori sangat tidak sehat. Meski begitu, tidak serta merta
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar pengumuman dan penyerahan penghargaan Lomba Karya Tulis Jurn
TNI/Polri