Kamis, 23 April 2026 WIB

Banyak Jemaah Haji Terkendala Sidik Jari, RI Usul Opsi Perekaman Retina ke Saudi

Harijal - Rabu, 14 Juni 2023 21:14 WIB
Banyak Jemaah Haji Terkendala Sidik Jari, RI Usul Opsi Perekaman Retina ke Saudi
Indonesia mengikuti pertemuan negara-negara anggota OKI dengan Kementerian Haji Arab Saudi di Jeddah, Selasa (13/6/2023). Pertemuan tersebut membahas seputar penyelenggaraan ibadah haji. (FOTO MCH PPIH ARAB SAUDI 2023)

JAKARTA - Pemerintah Arab Saudi telah memberikan kemudahan dalam penerbitan visa. Lewat aplikasi bio visa, pengurusan visa haji bisa dilakukan secara online. Ini juga bisa memberikan kemudahan dan kecepatan pemeriksaan jemaah saat tiba di bandara Arab Saudi.

Namun, ternyata banyak jemaah haji yang terkendala proses perekaman sidik jari (basmah) terkait penggunaan visa bio ini. Akibatnya, tak sedikit jemaah yang terpaksa berurusan dengan petugas imigrasi lebih lama ketika tiba di Bandara Madinah atau Jeddah karena harus mengulang-ulang proses basmah.

"Beberapa jemaah haji karena soal usia atau pekerjaan atau hal lain itu kesulitan merekam sidik jarinya, sehingga proses pemvisaan jadi terlambat," ujar Kepala Kantor Urusan Haji (KUH) Indonesia, Nasrullah Jasam saat ditemui tim Media Center Haji (MCH) PPIH Arab Saudi di kantornya, Jeddah, Selasa (13/6/2023).

Baca Juga:

Pemerintah melalui Wakil Tetap Indonesia untuk Organisasi Kerjasana Islam (OKI) Dubes, Eko Hartono mengusulkan agar ada solusi lain yang bisa diterapkan untuk memudahkan jemaah terkait proses pemvisaan. Hal itu disampaikan dalam pertemuan negara-negara anggota OKI bersama Kementerian Haji Arab Saudi di Jeddah, Selasa ini.

"Beliau usulkan agar ada solusi lain yaitu perekaman retina yang sama akuratnya. Hanya mungkin teknologinya perlu dikembangkan," ucap Nasrullah.

Baca Juga:

"Dan tadi usulan mengganti perekaman sidik jari dengan retina bagi (jemaah) yang bermasalah ini sangat diapresiasi Kementerian Haji Arab Saudi," sambungnya.

Layanan Fast Track Diperluas

Selain itu, pihaknya juga mengusulkan agar Pemerintah Arab Saudi memperluas layanan fast track. Saat ini, layanan tersebut baru bisa dilakukan untuk jemaah embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) dan Jakarta-Bekasi (JKS) yang terbang melalui Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.

"Kita ada 13 embarkasi, saya kira semuanya diusulkan mendapat layanan fast track," kata Nasrullah.

SHARE:
beritaTerkait
Lampung Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
Masih Dalam Proses Banding, Jekson Sihombing Dipindah ke Nusakambangan
Polda Riau Bongkar Puluhan Kasus Penyelewengan BBM Bersubsidi
Dukung Efisiensi Energi Nasional, Polda Riau Terapkan Skema Kerja Fleksibel Tanpa Ganggu Layanan Publik
Polisi Tanam Harapan di Hari Bumi 2026, Kandis Bergerak untuk Masa Depan Hijau
Polisi Sahabat Anak: Polsek Kandis Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini
komentar
beritaTerbaru