Jaga Semangat Ibadah di Usia Senja, Rumah Yatim Salurkan Paket Alat Sholat untuk 20 Lansia Dhuafa di Pekanbaru
Jaga Semangat Ibadah di Usia Senja, Rumah Yatim Salurkan Paket Alat Sholat untuk 20 Lansia Dhuafa di Pekanbaru
Muslim
JAKARTA - Seluruh bagian tubuh memiliki fungsi dan kegunaan masing-masing. Namun dalam penggunaannya, setiap anggota tubuh bekerjasama untuk menghasilkan fungsi yang dibutuhkan oleh manusia.
Saat sakit atau terluka pun, setiap anggota tubuh bekerjasama untuk saling menyembuhkan. Dalam buku ‘Miracles of Al-Qur’an & As-Sunnah’ yang diungkap penelitian Dr Mahir Muhammad Salim, dijelaskan bahwa secara ilmiah organ yang sakit mendapat rangsang, saraf sensorik yang dikirim dari daerah yang sakit atau terluka, memanggil bantuan dari pusat-pusat sensoris dan pusat-pusat kendali tak sadar di otak.
Selain itu, sejumlah besar hormon dan zat kimia lainnya dilepaskan dari organ yang sakit dengan tetesan darah pertama, kerusakan sel jaringan, atau bersamaan dengan masuknya mikroba ke dalam tubuh kemudian melepaskan racunnya ke dalam jaringan dan sel.
Baca Juga:
Begitu bahan kimia dan hormon dikirim ke otak, yang terakhir mengirimkan pesannya ke organ yang mengontrol fungsi-fungsi biologis tubuh, untuk memberikan bantuan ke organ yang terkena cedera atau sakit.
Setelah cedera terjadi, organ tubuh melakukan serangkaian proses biologis yakni mulai memanggil organ lainnya untuk membantu. Pusat sensorik memanggil pusat kendali dan peringatan di hipotalamus.
Baca Juga:
Hipotalamus kemudian memerintahkan kelenjar hipofisis untuk menyekresikan hormon yang memanggil sisa kelenjar endoktrin untuk mengeluarkan hormon mereka, yang mendesak semua organ untuk menyelamatkan organ yang sakit.
Panggilan antarorgan itu maksudnya setiap bagian tubuh menggunakan energi maksimal untuk menyelamatkan bagian yang sakit. Jantung misalnya, mulai berdetak lebih cepat untuk membantu darah beredar dan mencapai organ yang terluka.
Pada saat yang sama, pembuluh darah dalam organ yang terluka mengembang, sementara pembuluh lainnya di seluruh tubuh mengirim ke daerah yang terinfeksi.
Hal itu merupakan ringkasan yang dilakukan oleh berbagai organ, yakni jantung, hati, kelenjar endoktrin, otot-otot, dan lainnya yang membentuk kerjasama. Pembagian tugas ini menuntut pengorbanan dan usaha dari semua organ tubuh.
Selain itu semua organ, sistem, jaringan, dan kelenjar perlu memecah sebagian dari lemak dan protein yang tersimpan dalam tubuh, untuk memberikan bantuan kepada organ yang terluka. Proses ini terus berlanjut sampai proses penyelamatan selesai, yakni ketika cedera atau penyakit berangsur pulih, serta jaringan dan sel yang terinfeksi sembuh.
Fakta ini rupanya telah dijelaskan oleh Rasulullah dalam sabdanya, “Perumpamaan orang-orang beriman dalam hal saling mencintai, mengasihi, dan saling berempati bagaikan satu tubuh. Jika salah satu anggotanya merasakan sakit, maka seluruh tubuh turut merasakannya dengan berjaga dan merasakan demam,” HR Muslim.
Jaga Semangat Ibadah di Usia Senja, Rumah Yatim Salurkan Paket Alat Sholat untuk 20 Lansia Dhuafa di Pekanbaru
Muslim
kabarmelayu.com,PEKANBARU BMKG Pekanbaru mencatat kenaikan jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Riau. Dari tadi pagi sebanyak 115, sore
Lingkungan
Kemnaker dan BAZNAS Perluas Akses Kerja Inklusif bagi Mustahik dan Penyandang Disabilitas
TNI/Polri
Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Perkebunan adalah kekuatan dasar Riau yang harus diubah menjadi kesejahteraan rakyat. Perkebunan merupakan kekua
Ekbis
Polisi Bongkar Sindikat Pembuat dan Pengedar SIM Palsu di Riau, 8 Tersangka Diamankan
Hukrim
Bukan Sekadar Menangkap, Noki Loviko Imbau Masyarakat Bersama Cegah Penyalahgunaan Narkoba
Hukrim
kabarmelayu.com,SIAK Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak membongkar sindikat pemalsuan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang be
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jumlah hotspot (titik panas) di Riau terus bertambah. Pagi ini pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofis
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Republik Indonesia, M. Qodari, hadir sebagai narasumber utama dalam program sini
TNI/Polri