Mengurai Gurita Pemerasan WNA dan Urgensi Penegakan Hukum Radikal
DUNIA keimigrasian Indonesia kembali didera sorotan tajam menyusul mencuatnya serangkaian dugaan kasus pemerasan sistemik yang menyasar warg
Opini
JAKARTA - Seluruh makhluk hidup yang tinggal di bumi membutuhkan air sebagai salah satu komponen untuk mempertahankan kehidupannya. Melalui serangkaian proses, Tuhan pun melimpahkan hujan dari atas permukaan bumi sebagai salah satu bukti kasih sayangnya kepada seluruh makhluk bumi.
Setelah dilakukan penelitian panjang, jumlah air yang ada di atas permukaan bumi diperkirakan mencapai 1.360 juta km kubik. Jumlah itu terbagi dalam dua komposisi yakni 97% adalah air asin di lautan dan samudera, dan 2,8% adalah air tawar dalam bentuk padat, cair, dan gas.
Air menutupi hampir 71% luas permukaan bumi yang luasnya diperkirakan sekira 510 juta km kubik. Artinya, luas area perairan di bumi sekira 361 juta km kubik, sedangkan area daratan diperkirakan sekira 149 juta km kubik.
Baca Juga:
Tingkat penguapan yang terjadi dari permukaan air diperkirakan sekira 320.000 km kubik air per tahun. Sementara tingkat air yang menguap dari daratan diperkirakan hampir mencapai 60.000 km kubik.
Setelah kedua kalkulasi itu dijumlah, diketahui bahwa siklus air yang beredar di antara daratan dan lapisan udaranya sekira 380.000 km kubik per tahun. Sebagian besar air tersebut menguap dari daerah-daerah tropis, di mana temperatur udaranya per tahun sekira 25 derajat Celsius.
Baca Juga:
Ketika air menguap dari permukaan air maupun tanah, air terangkat naik karena kepadatannya yang rendah. Kemudian arus udara mendorongnya ke troposfer. Pada lapisan dingin ini, uap air naik dari daratan, kemudian menjadi pekat. Selanjutnya, uap itu kembali ke daratan dalam bentuk hujan, air, salju, hujan es, atau gerimis.
Air yang jatuh kembali ke bumi itu terdistribusi ke permukaan bumi. Jumlah air yang diendapkan pada permukaan tanah basah lebih tinggi dari air yang menguap darinya yakni 96.000 km kubik berbanding 60.000 km kubik.
Sementara itu, jumlah air yang mengendap ke dasar laut dan samudera jauh lebih sedikit dibandingkan dengan yang menguap dari permukaannya, yakni 284.000 km kubik berbanding 320.000 km kubik.
Perbedaan atau selisih antara dua bilangan itu sama persis dengan jumlah curah hujan dan air yang menguap dari bumi, yang hampir mencapai 36.000 km kubik air mengalir dari daratan ke lautan dan samudera setiap tahunnya.
Jumlah itu menunjukkan bahwa jumlah air yang turun ke bumi adalah konstan.
Dijelaskan dalam buku ‘Miracles of Al-Qur'an & As-Sunnah’, jumlah kadar air bumi yang menguap ke atmosfer udara bersifat konstan setiap tahunnya. Jumlah total uap air yang terkandung dalam lapisan atmosfer pun konstan sepanjang tahun.
Oleh karena itu, jumlah total air hujan yang mengendap ke dalam bumi juga tetap konstan setiap tahun meskipun jumlahnya bervariasi antara satu wilayah dengan wilayah lainnya.
Jumlah air hujan yang konstan ini bahkan telah dijelaskan oleh Rasulullah dalam sabdanya.
“Curah hujan pada suatu tahun kadarnya tidak kurang dari jumlah curah hujan yang turun di tahun lainnya,” HR Baihaqi.
Dalam riwayat yang lain Rasulullah bersabda, “Curah hujan pada satu tahun tertentu kadar airnya tidak kurang dari curah hujan yang turun pada tahun lainnya. Hanya saja, Allah mengatur pembagian air hujan tersebut di seluruh muka bumi,” HR Al-Hakim.
DUNIA keimigrasian Indonesia kembali didera sorotan tajam menyusul mencuatnya serangkaian dugaan kasus pemerasan sistemik yang menyasar warg
Opini
kabarmelayu.com,INHIL Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dr. H. Udin Syafriudin, M. Kes, menanggapi pemberitaan da
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya pemberantasan peredaran narkotika terus digencarkan oleh Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru. Dala
Hukrim
kabarmelayu.com,INHIL Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir bergerak cepat menangani
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebagai bagian dari komitmen menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan dan memperkuat ketahanan iklim, Pemprov
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Kasus dugaan korupsi penyelewengan dana program digitalisasi desa yang melibatkan oknum kepala desa dan pihak ven
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya membangun ekosistem industri film nasional yang inklusif dan berdaya saing terus didorong melalui kolab
Parlemen
Kecelakaan Maut di Tol Permai, 5 Orang Tewas dan 5 Lainnya Lukaluka
Peristiwa
kabarmelayu.com,MEDAN Suara kekecewaan dan ketidakpercayaan masyarakat asal Kepulauan Nias bergema di depan Markas Kepolisian Daerah Sum
Peristiwa
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Pekanbaru ke242 tahun ini, Pemko Pekanbaru akan menghadirkan dua legia
Peristiwa