Senin, 08 Juni 2026 WIB

Anton: Film Aku adalah Kau yang Lain Fitnah Terhadap Islam

Harijal - Kamis, 29 Juni 2017 23:13 WIB
Anton: Film Aku adalah Kau yang Lain Fitnah Terhadap Islam
Anton Tabah

JAKARTA - Dewan Pakar ICMI Anton Tabah Digdoyo menilai film berjudul Aku Adalah Kau Yang Lain merupakan bentuk fitnah terhadap Islam. Anton menilai Polri seharusnya tidak menayangkan film tersebut karena bertentangan dengan fakta.

"Film itu fitnah terhadap Islam. Bukan berdalih kebebasan berekspresi," kata Anton lewat keterangan tertulisnya yang diterima Republika.co.id, Kamis,(29/6).

Anton mengatakan seharus Polri tidak menayangkan film seperti itu, karena Indonesia telah sepakat memilih berdemokrasi pancasila berdasar ke Tuhan Yang Maha Esa yang artinya berkebebasan dalam koridor ajaran agama.

Baca Juga:

"Untuk membimbing bangsa Indonesia bukan demokrasi sekuler, bukan kebebasan liberal nirbatas. Begitu juga dalam berekspresi wajib taati akidah agama," ujarnya.

Karena itu, film tersebut jikapun fakta sangar tidak patut dibuat/diedarkan di Indonesia aplagi jika fitnah bertentangan dengan fakta. "Itulah pentingnya kearifan personal dan kearifan pejabat dalam birokrasi," katanya.

Baca Juga:

Anton mencontohkan kasus-kasus gesekan antar umat beragama di beberapa wilayah. Menurutnya meski hal tersebut benar terjadi namun tidak patut untuk ditayangkan atau dibuat film.

Anton mengajak semua berpikir bersikap dan bertindak bijak utamakan bimbingan Tuhan Yang Maha Esa sesuai Pancasila. "Kebebasan demokrasi Pancasila adalah kebebasan yang berakhlak bertanggung jawab dunia dan akhirat," ucapnya.(ROL)

SHARE:
beritaTerkait
Wako Agung Nugroho Minta ASN di Tiap RW Jadi Ujung Tombak Pendataan Warga
Hari Kedua Pencarian, Warga Bandung yang Tenggelam di Sungai Kampar Belum Ditemukan
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Pagi Ini
Mengurai Gurita Pemerasan WNA dan Urgensi Penegakan Hukum Radikal
Ini Kata Kadinkes Inhil Soal Pelaksanaan MBG dan Kepatuhan SPPG
Lawan Narkoba, Polresta Pekanbaru Kembali Gempur Pangeran Hidayat, Pria Terciduk Bawa Sabu
komentar
beritaTerbaru