Selasa, 03 November 2026 WIB

Anton: Film Aku adalah Kau yang Lain Fitnah Terhadap Islam

Harijal - Kamis, 29 Juni 2017 23:13 WIB
Anton: Film Aku adalah Kau yang Lain Fitnah Terhadap Islam
Anton Tabah

JAKARTA - Dewan Pakar ICMI Anton Tabah Digdoyo menilai film berjudul Aku Adalah Kau Yang Lain merupakan bentuk fitnah terhadap Islam. Anton menilai Polri seharusnya tidak menayangkan film tersebut karena bertentangan dengan fakta.

"Film itu fitnah terhadap Islam. Bukan berdalih kebebasan berekspresi," kata Anton lewat keterangan tertulisnya yang diterima Republika.co.id, Kamis,(29/6).

Anton mengatakan seharus Polri tidak menayangkan film seperti itu, karena Indonesia telah sepakat memilih berdemokrasi pancasila berdasar ke Tuhan Yang Maha Esa yang artinya berkebebasan dalam koridor ajaran agama.

Baca Juga:

"Untuk membimbing bangsa Indonesia bukan demokrasi sekuler, bukan kebebasan liberal nirbatas. Begitu juga dalam berekspresi wajib taati akidah agama," ujarnya.

Karena itu, film tersebut jikapun fakta sangar tidak patut dibuat/diedarkan di Indonesia aplagi jika fitnah bertentangan dengan fakta. "Itulah pentingnya kearifan personal dan kearifan pejabat dalam birokrasi," katanya.

Baca Juga:

Anton mencontohkan kasus-kasus gesekan antar umat beragama di beberapa wilayah. Menurutnya meski hal tersebut benar terjadi namun tidak patut untuk ditayangkan atau dibuat film.

Anton mengajak semua berpikir bersikap dan bertindak bijak utamakan bimbingan Tuhan Yang Maha Esa sesuai Pancasila. "Kebebasan demokrasi Pancasila adalah kebebasan yang berakhlak bertanggung jawab dunia dan akhirat," ucapnya.(ROL)

SHARE:
beritaTerkait
Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus
Sikat Habis Narkoba, Polsek Kepenuhan Iptu Jonnes Bekuk 3 Pengedar Narkoba, Sabu 6,14 Gram Disita
Bangun Generasi Tanggap Bencana, Damkar Pekanbaru Edukasi Siswa SMKF IKASARI
Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Gelar Turnamen Sepak Bola, Peringati HGN 2026
Mengenal Figur Noki Loviko, Polisi di Garis Terdepan Operasi Sarang Narkoba di Pekanbaru
Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa untuk Almarhum Arwin AS
komentar
beritaTerbaru