Minta Masukan Jurnalis, Syahrul Aidi Fasilitasi Webinar Diskusi Publik Jurnalisme di Era AI
kabarmelayu.com,PEKANBARU Komisi I DPR RI bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komdigi) menggelar Webinar Diskusi Publik Meraj
TNI/Polri
JAKARTA - Reruntuhan istana dan kota kuno yang berasal dari Zaman Perunggu tiba-tiba muncul ketika musim panas membuat waduk Mosul di Irak mengering.
Reruntuhan ini termasuk sebuah istana dengan tembok setinggi 7 meter, yang di dalamnya terdapat sejumlah ruangan dengan dekorasi lukisan mural.
Para arkeolog menduga situs Kemune berasal dari masa Kekaisaran Mittani, sebuah kerajaan di Timur Tengah yang memerintah sebagian dari Suriah dan Mesopotamia utara dari abad ke-15 hingga abad ke-14 SM. Hanya tiga situs lain dari periode ini yang dihubungkan dengan istana Mittani, dan semuanya ditemukan di luar kekaisaran. Kemune sendiri menawarkan wawasan tentang kehidupan di pusat kerajaan, demikian kata arkeolog yang dikuti siaran pers Universitas Tubingen, Jerman, 27 Juni 2019.
Baca Juga:
Permukaan air yang rendah di Bendungan Mosul pada tahun 2010 pertama kali mengungkapkan pandangan sekilas dari struktur yang terendam. "Tetapi kami tidak dapat menggali di sini sampai sekarang," kata Hasan Ahmed Qasim, wakil pemimpin penggalian dan arkeolog dari Organisasi Arkeologi Kurdistan (KAO) ) di Duhok, Irak.
Istana di situs itu diperkirakan pernah berdiri hanya 20 meter dari Tigris, menghadap ke sungai dari posisi bukit di tepi sungai, dan dinding teras yang miring mendukung sisi barat istana. Di sebelah utara terletak sisa kota, menurut survei arkeologi yang dilakukan di sekitar reruntuhan istana.
Baca Juga:
Sebagian tim menggali delapan kamar, beberapa di antaranya dibangun dengan lempengan batu bata. Lukisan-lukisan di dinding-dinding istana mempertahankan jejak warna-warna merah dan biru cerah.

Sisa-sisa bangunan di kompleks Istana Mittani, Irak, yang berasal dari abad ke-15 SM. (dok.Universitas Tuebingen)
Bangunan-bangunan penting yang didirikan oleh Kekaisaran Mittani - seperti istana ini - kemungkinan besar dihiasi dengan mural berwarna-warni. Beberapa lukisan masih bertahan sampai sekarang, membuat penemuan di Kemune menjadi "sensasi arkeologis," kata Ivana Puljiz, salah satu pemimpin ekskavasidan seorang arkeolog Universitas Tubingen, Jerman.
Juga ditemukan di dalam ruang-ruang istana sebanyak 10 tablet tanah liat bertuliskan huruf paku Mittani - salah satu bentuk penulisan paling awal - yang diterjemahkan oleh para ahli di Universitas Heidelberg Jerman. Menurut terjemahan tulisan di salah satu tablet, situs itu mungkin adalah kota kuno Zakhiku.
Referensi ke kota ini muncul dalam catatan sejarah yang berasal dari sekitar 1800 SM, menunjukkan bahwa Zakhiku berdiri di Lembah Sungai Tigris setidaknya selama empat abad, kata para peneliti dalam pernyataan itu.
Ketika Kekaisaran Mittani runtuh, penguasa Asiria yang menaklukkan Adad-nirari membantai penduduk Taidu, ibu kota Mittani. Berabad-abad kemudian, para arkeolog menemukan beberapa sisa-sisa kerajaan yang dulunya besar; bahkan lokasi ibu kota Mittani Taidu tidak pasti, kata para peneliti.
Penemuan Istana Kemune dinilai sangat penting untuk merekonstruksi garis waktu peradaban kuno ini, dan merupakan "salah satu penemuan arkeologis paling penting di kawasan ini dalam beberapa dekade terakhir," kata Qasim.(tempo.co)
LIVESCIENCE | UNI-TUBINGEN
kabarmelayu.com,PEKANBARU Komisi I DPR RI bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komdigi) menggelar Webinar Diskusi Publik Meraj
TNI/Polri
Jaga Semangat Ibadah di Usia Senja, Rumah Yatim Salurkan Paket Alat Sholat untuk 20 Lansia Dhuafa di Pekanbaru
Muslim
kabarmelayu.com,PEKANBARU BMKG Pekanbaru mencatat kenaikan jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Riau. Dari tadi pagi sebanyak 115, sore
Lingkungan
Kemnaker dan BAZNAS Perluas Akses Kerja Inklusif bagi Mustahik dan Penyandang Disabilitas
TNI/Polri
Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Perkebunan adalah kekuatan dasar Riau yang harus diubah menjadi kesejahteraan rakyat. Perkebunan merupakan kekua
Ekbis
Polisi Bongkar Sindikat Pembuat dan Pengedar SIM Palsu di Riau, 8 Tersangka Diamankan
Hukrim
Bukan Sekadar Menangkap, Noki Loviko Imbau Masyarakat Bersama Cegah Penyalahgunaan Narkoba
Hukrim
kabarmelayu.com,SIAK Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak membongkar sindikat pemalsuan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang be
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jumlah hotspot (titik panas) di Riau terus bertambah. Pagi ini pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofis
Lingkungan